Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat sektor pertanian melalui penerapan mekanisasi, guna menjawab tantangan produksi pangan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani. Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan penyaluran bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani, hasil kerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lamongan, Mugito, menjelaskan bahwa penyaluran Alsintan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan kemudahan bagi petani dalam mengolah lahan. Bantuan tersebut terdiri dari empat unit traktor roda empat, sepuluh unit mesin transplater untuk penanaman padi, dan delapan unit power tracer sebagai alat perontok panen.
“Alat-alat ini dari Kementerian Pertanian kami distribusikan kepada 22 kelompok tani di Lamongan,” kata Mugito usai menyerahkan bantuan Alsintan di halaman kantor DKPP Lamongan, Kamis (10/7/2025).
Menurut Mugito, dorongan penggunaan teknologi di sektor pertanian menjadi langkah strategis yang harus dilakukan di tengah kebutuhan peningkatan produktivitas dan perubahan pola kerja petani. “Kami ingin petani bisa lebih efisien, tidak hanya mengandalkan tenaga manual. Mekanisasi ini bagian dari transformasi sistem pertanian agar lebih adaptif dan modern,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, program bantuan Alsintan ini merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk mempercepat perluasan lahan tanam sekaligus mendongkrak hasil panen.
“Ini bukan program yang diundi, melainkan hasil dari seleksi proposal yang telah diajukan sebelumnya. Kami telah melakukan proses seleksi untuk menentukan kelompok tani yang berhak menerima bantuan ini. Semoga alat-alat ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Mugito. [fak/beq]






