Probolinggo (beritajatim.com) – Perjalanan tiga pemuda asal Surabaya menuju Jember untuk menonton konser musik punk berakhir tragis. Salah satu dari mereka, Irul (18), warga Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, meninggal dunia setelah terjatuh saat gandol truk di pertigaan Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Kamis (16/10/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurut keterangan rekan korban, Lukman Baharudin (18), mereka berangkat bersama adiknya, R (15), dari Surabaya sekitar pukul 06.00 WIB. Ketiganya menumpang truk secara bergantian dengan tujuan menghadiri konser punk di Jember.
“Kami mau lihat konser punk di Jember. Kami gandol truk dari Surabaya, tapi sampai Probolinggo kami harus turun karena truk yang kami tumpangi tidak menuju ke Jember,” ujar Lukman saat ditemui di lokasi kejadian.
Namun, nahas menimpa Irul ketika mencoba naik ke truk kontainer lain di kawasan pertigaan Jorongan. Ia terpeleset dan jatuh ke aspal sebelum sempat naik ke bagian belakang kendaraan. Sopir truk yang dikira bisa ditumpangi terus melaju tanpa menyadari ada pemuda yang jatuh di belakangnya.
Rekan-rekan korban yang melihat kejadian itu langsung melompat dari truk dan berusaha menolong. “Kami langsung loncat dari truk dan menghampiri Irul. Waktu kami lihat, dia sudah tidak bernyawa,” kata Lukman dengan suara lirih.
Warga sekitar yang melihat insiden tersebut segera melaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas Polsek Leces dan Satlantas Polres Probolinggo tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih melakukan penyelidikan dan berupaya mengidentifikasi sopir truk yang melintas di sekitar lokasi kejadian pada waktu yang sama. [ada/beq]






