Lamongan (beritajatim.com) – Kabupaten Lamongan meluncurkan Gerakan PADURAKSA (Gerakan Pendidikan Terpadu Sekolah Ramah Anak, Akreditasi Perpustakaan, Sekolah Sehat, dan Adiwiyata) pada 19-21 Desember 2023. Gerakan ini melibatkan seluruh satuan pendidikan di Lamongan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Munif Syarif mengatakan, Gerakan PADURAKSA bertujuan untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang mencakup Sekolah Ramah Anak, Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Sekolah Sehat, dan Adiwiyata.
“Harapan besar bahwa gerakan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara komprehensif, inklusif, holistik, dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan,” kata Munif.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa Gerakan PADURAKSA ini sebagai landasan dalam pembentukan karakter siswa untuk generasi emas.
“Melalui kesatuan upaya, kita tidak hanya membentuk siswa yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga individu yang memiliki nilai-nilai luhur, empati, dan kepedulian terhadap dunia di sekitarnya,” kata Bupati Yuhronur.
Gerakan PADURAKSA ini melibatkan empat elemen penting, yaitu Sekolah Ramah Anak yang menjamin perlindungan anak dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak.
Kemudian Akreditasi Perpustakaan Sekolah yang menjamin ketersediaan dan kualitas layanan perpustakaan. Lalu Sekolah Sehat yang menjamin kesehatan fisik dan mental siswa.
Terakhir, Adiwiyata Sekolah yang menjamin kelestarian lingkungan sekolah.
Yuhronur juga menegaskan membangun karakter siswa generasi emas tidak hanya melibatkan proses pendidikan di kelas saja, melainkan juga lingkungan sekolah yang harus mendukung.
“Peran guru sangat dominan dalam mewujudkan generasi emas mendatang. Karena guru ini tidak hanya menggerakkan kepada siswa-siswa tapi lebih dari itu memberikan keteladanan, memberikan energi, menciptakan suasana, sehingga tumbuh kembang anak ini akan bisa lebih baik secara wajar dan sekarang normal,” imbuhnya.
Gerakan PADURAKSA merupakan langkah penting yang diambil oleh Kabupaten Lamongan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa yang unggul. Gerakan ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pembangunan generasi emas di Lamongan. [riq/beq]






