Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki usia 7 sampai 12 bulan, bayi biasanya mulai memasuki masa peralihan. Bayi yang sebelumnya minum ASI eksklusif, belajar memakan makanan padat.
Ada anak yang langsung bisa memakan apapun yang diberikan, ada yang bertahap sedikit demi sedikit, ada pula yang sulit. Bahkan tidak jarang nafsu makan anak-anak di usia ini berubah-ubah.
Hal ini pasti membuat orang tua khawatir. Sebab, anak-anak juga membutuhkan gizi dan vitamin dari makanan pendamping ASI (MPASI). Lima hal ini bisa coba anda lakukan agar si bayi mau untuk makan.
Menggunakan menu tunggal
Keengganan bayi untuk mulai makan MPASI bisa terjadi akibat anak kaget dan belum siap. Banyak bidan dan tenaga kesehatan yang mulai merekomendasikanMPASI 4 bintang. Namun, banyaknya rasa yang terdapat di makanan tersebut bisa membuat anak kaget sehingga tidak mau makan.
Jika itu yang terjadi, anda bisa mencob menyajikan menu makanan tunggal. Anda bisa mencoba menu tunggal buah, karbohidrat atau sayuran seperti bubur pisang, bubur alpukat, bubur kentang, bubur ubi, atau bubur wortel. Anda bisa mencoba mana yang lebih disukai anak, dan menyajikannya selama dua minggu pertama.
Hal ini penting untuk mengajari anak agar mau makan dan memenuhi kebutuhan gizi si anak.
Atur jadwal makan dan minum susu
Kemungkinan lain kenapa anak tidak mau makan adalah karena masih kenyang. Jadwal antara waktu makan dan minum susu ini penting. Sebab, anak akan enggan makan jika mereka baru saja minum susu karena sudah kenyang.
Beri jeda 90 menit atau dua jam dari waktu anak selesai minum susu. Hal ini untuk memberikan jeda sekaligus memberikan anak rasa lapar.
Berikan porsi sedikit tapi sering
Tips lain yang bisa dicoba adalah dengan memberikan porsi makan yang sedikit namun, dengan jarak waktu yang lebih dekat. Misalnya dua jam sekali atau tiga jam sekali.
Selain memberi makan berat dengan porsi kecil, selingi juga dengan camilan, atau susu. Harapannya anak akan tetap mendapat gizi cukup dan berat badannya tetap bisa bertambah.
Buat suasana makan yang berbeda
Jika biasanya bayi anda bisa makan dengan lahap namu, tiba-tiba menjadi sulit. Mungkin, si anak sedang merasa bosan. Anda bisa membawanya ke tempat lain, di halaman rumah, ruang tamu, atau di teras.
Anda juga bisa mencoba mengganti perlengkapan makan anak dengan yang lebih berwarna untuk memunculkan nafsu makannya. Tetapi, membiarkan anak makan sambil bermain atau melihat layar, sebisa mungkin dihindari. Agar anak bisa fokus makan dan tidak mendapat gangguan.
Batasi waktu makan
Membatasi waktu makan dalam beberapa kasus juga menjadi hal penting. Waktu paling lama anak makan kalau bisa di lima belas menit. Jika sudah lebih dari lima belas menit namun makanan belum selesai, anda tidak perlu memaksa.
Memaksa anak menghabiskan makanan tanpa memberi batas waktu, bisa membuat mereka mengalami trauma. Akibatnya mereka akan semakin sulit makan. [tur/bjo]






