Gresik (beritajatim.com) – Menjelang diputarnya kompetisi Liga 2 musim 2024-2025. Skuad Gresik United kembali menggelar uji coba ke sekian kalinya. Laga yang digelar tertutup di Stadion Semen Gresik, Jumat (16/8). Tim asuhan Steefan Keltjes itu menang 1-0 atas Persekat Tegal. Gol semata wayang tersebut dicetak Kahar Kalu Muzakar.
Menurunkan formasi 3-4-3, Gresik United menurunkan dua pemain asingnya Azamat Abdulyaev, dan Renan Silva. Tim asal Gresik itu lebih banyak bermain hati-hati.
Pemain impornya asal Brazil, Renan Silva yang didapuk sebagai pengatur serangan. Dibantu Ibnu Hajar dan pemain barunya Antonius Tuna dari Rans Nusantara belum tune in.
Serangan yang dibangun melalui aksi winger Faisol Yunus dan Wahyu Agung kerap kali membahayakan pertahanan Persekat Tegal. Penyerang Gresik United Kahar Kalu Muzakar berhasil memecah kebuntuan, menyelesaikan umpan matang yang dikirim bek kiri Samsul Arifin dari sisi kanan. Unggul satu gol.
Tim tamu mencoba menyamakan kedudukan. Namun, selalu gagal menembus kuartet pertahanan tuan rumah, Samsul Arifin, Azamat Abdulyaev, Egi Regiansah, dan Soni Setiawan. Babak pertama berakhir, skor masih untuk keunggulan Gresik United.
Memasuki kedua dimulai, tim tamu Persekat Tegal meningkatkan tensi permainan. Pertandingan berjalan lebih keras. Beberapa kali Renan Silva dilanggar dengan keras oleh pemain Persekat Tegal. Hingga akhirnya Renan Silva diganjar kartu kuning karena terpancing emosi.
Pelatih Gresik United Steefan Keltjes langsung merotasi skuadnya di babak kedua, Dicky Kurniawan masuk dari bangku cadangan.
Tim Persekat Tegal menjajal tiga pemain asingnya Yuri Barbosa di lini belakang, Felipe Ryan Alves Silva sebagai playmaker, dan Ibrahim Abou Dickou sebagai penyerang.
Gresik United merespon dengan memasukkan winger lincah Fahmi Al Ayyubi yang lebih menyerang. Namun, hingga babak kedua berakhir. Kedudukan tetap 1-0 untuk Gresik United.
Terkait laga uji coba ini, Pelatih Steefan Keltjes tidak mencari hasil. Tapi lebih menekankan team work karena ada beberapa pemain baru yang bergabung.
“Uji coba tidak cari skor hasilnya mungkin perkembangan anak-anak, ada kekurangan, ketika mereka capek kontrol emosinya, penguasaan bolanya, nanti akan kita benahi untuk persiapan,” ujarnya.
Sementara Pelatih Persekat Tegal, I Putu Gede menyampaikan hal yang sama. Dirinya ingin melihat kesiapan seluruh pemain dengan melakukan banyak rotasi.
“Kami tidak lihat hasil, kami coba semua pemain, uji coba di Jatim ada perubahan pemain rotasi apa yang kita mau mereka jalankan, kita mantapkan,” pungkasnya. [dny/ian]






