Kediri (beritajatim.com) – Pertandingan antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan pekan ke-12 Super League 2025 resmi dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, setelah izin keamanan untuk penggunaan Stadion Brawijaya Kediri tidak diterbitkan oleh kepolisian setempat.
Kepastian pemindahan venue tersebut tertuang dalam surat edaran resmi Super League yang ditandatangani oleh Direktur Kompetisi ILeague Asep Saputra. Dalam surat itu disebutkan bahwa perubahan hanya berlaku pada lokasi pertandingan, sementara jadwal laga tetap pada 7 November 2025 pukul 19.00 WIB.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, membenarkan keputusan tersebut. Ia menjelaskan, pemindahan lokasi pertandingan dilakukan karena tidak adanya rekomendasi izin keamanan dari Polres Kediri Kota.
“Karena tidak mendapatkan izin keamanan dari pihak kepolisian, maka sangat disayangkan Persik Kediri harus bermain di luar Stadion Brawijaya Kota Kediri,” ujar Tri Widodo, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, pemilihan Stadion Gelora Joko Samudro sebagai pengganti venue dilakukan dengan berbagai pertimbangan teknis dan kesiapan stadion. Persik Kediri sebelumnya juga pernah menggunakan stadion tersebut sebagai kandang sementara.
“Dengan demikian, laga Persik Kediri menghadapi Persebaya Surabaya pada 7 November 2025 akan dimainkan di Gresik,” tambahnya.
Tri Widodo menilai, keputusan ini cukup disayangkan karena Persik sedang membutuhkan dukungan penuh Persikmania, terutama untuk menambah motivasi pemain dan pelatih saat menghadapi tim kuat seperti Persebaya.
“Sebenarnya sangat disayangkan, karena kami butuh dukungan langsung dari Persikmania agar tim lebih bersemangat dan bisa meraih poin maksimal,” tegasnya.
Sebelumnya, hasil rapat koordinasi risk assessment Stadion Brawijaya Kediri yang digelar pada Rabu (29/10/2025) di Rupatama Polres Kediri Kota menunjukkan bahwa tingkat kelayakan stadion hanya mencapai 42,8 persen, di bawah ambang batas minimal 60 persen yang disyaratkan untuk penyelenggaraan pertandingan liga profesional.
Dengan keputusan ini, Persik Kediri dipastikan kembali bermain jauh dari dukungan langsung suporternya, sementara Persebaya Surabaya akan tetap datang dengan kekuatan penuh dalam laga bergengsi yang selalu sarat gengsi antar kedua tim Jawa Timur tersebut. [nm/suf]






