Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah kondisi ekonomi yang menantang akibat efisiensi anggaran, Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEBS) tetap menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar Safari Ramadan 2025. Program tahunan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu dan duafa di Surabaya dan Gresik.
“Tahun ini memang lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya. Dampak efisiensi berpengaruh kepada jumlah donasi yang dikumpulkan,” ujar Harry Prasodjo, Ketua Safari Ramadan 2025.
“Namun, masih banyak korporasi yang mendukung dan berpartisipasi untuk kelancaran acara ini,” tambahnya.
Safari Ramadan 2025 akan menyalurkan bantuan ke tiga lokasi, yaitu Panti Asuhan Darul Aitam Babatan Wiyung, Panti Asuhan Al Ikhsan Simo, dan komunitas yatim piatu dan duafa di Kelurahan Boboh, Menganti, Gresik. Bantuan yang diberikan berupa tas punggung dari Eiger, paket sembako dari Alfamart dan Alfamidi, uang saku untuk anak-anak, dan bantuan operasional untuk panti asuhan.
Sejumlah korporasi turut mendukung acara ini, antara lain Eiger, Bank Jatim, Bogasari, Alfamidi, Alfamart, PGN, Smartfren, Telkomsel, KAI, Kino, dan PLN.
Krisbanu, Ketua Yayasan Darul Aitam, mengapresiasi kepedulian KWEBS. “Darul Aitam terbuka dan senang menerima bantuan dari komunitas jurnalis yang memang tiap tahun peduli dan menggelar santunan,” katanya. Yayasan ini menaungi hampir 100 anak yatim piatu yang tinggal di rumah masing-masing.
Muhibin, Ketua Yayasan Al Ikhsan, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. “Berapapun jumlahnya, bentuk produknya sangat membantu dan membuat anak-anak panti senang menerimanya,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rudianto Pangaribuan, Public Relations PT Indofood Tbk Divisi Bogasari, mengapresiasi semangat berbagi KWEBS di tengah kesibukan jurnalistik mereka.
Selain di Surabaya, Safari Ramadan juga digelar di Kelurahan Boboh, Gresik, bekerja sama dengan komunitas SELAWE. Acara ini memberikan santunan kepada 28 anak yatim dan 27 duafa.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya dilakukan di momen Ramadan saja, tapi juga bisa dilakukan di momen-momen yang lain,” kata Abdul Majid, Kepala Desa Boboh.[rea]






