Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) aman hingga Lebaran 2024. Terlebih, kuota BBM untuk Sumenep ditambah.
“Kami sudah melakukan pengecekan ke SPBU-SPBU. Ternyata stok BBM sangat cukup hingga Lebaran, bahkan hingga setelah Lebaran. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, Selasa (9/4/2024).
Ia menjelaskan, Pemkab telah mengusulkan ke Pertamina untuk penambahan kuota BBM baik Solar maupun Pertalite. Hal ini demi mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Dari usulan itu, Alhamdulillah disetujui Pertamina. Untuk Kabupaten Sumenep, ada penambahan kuota sebesar 5 persen atau setara 93.130 kilo liter (kl). Jumlah ini lebih besar dibanding 2023 yakni 84.669 kl,” ujarnya.
Ia memaparkan, Pemkab Sumenep mendapat tambahan kuota JBT (Bio Solar) sebesar 48.476 kl dan JBKP (Pertalite) sebesar 44.654 kl. Sedangkan pada 2023, kuota JBT dan JBKP Sumenep sebesar 84.669 kl.
“Secara keseluruhan, kuota itu sudah terserap habis 100 persen pada Desember 2023 untuk Solar atau JBT, sedangkan untuk JBKP atau Pertalite relatif stabil di akhir tahun,” paparnya.

Ia mengakui, pada Oktober 2023 solar sempat langka dalam beberapa hari, karena secara konsumsi di bulan Oktober itu sudah mencapai 32.751 kl. Kemudian pada Desember sudah 100 persen habis.
“Sedangkan untuk Pertalite stabil. Kami akan memperketat pengawasan agar jangan sampai terjadi penyalahgunaan,” terangnya.
Ia berharap agar masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak panik terhadap stok BBM jenis apapun. “Tidak perlu ‘panic buying’ hingga terjadi antrian panjang di SPBU. Silakan membeli BBM sesui kebutuhan. Sekali lagi, stok aman. Jadi jangan khawatir,” ucapnya. [tem/beq]






