Jember (beritajatim.com) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan perhatian kepada tim pendamping keluarga (TPK) di Kabupaten Jember, Jawa Timur. TPK diminta membantu bupati untuk mengatasi tengkes atau stunting sejak dari hulu, yakni pernikahan.
“Tugas saya pembangunan keluarga yang berkualitas dan pertumbuhan penduduk seimbang. Itu dua tugas saya dari presiden. Jadi kalau saya ke sini sekarang adalah melatih tim pendamping keluarga, karena keluarga yang berkualitas butuh pendampingan, termasuk percepatan penurunan stunting dan seterusnya,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, di Jember, Selasa (31/1/2023).
Hasto hadir untuk mendeklarasikan tim pendamping keluarga agar pelatihan diselesaikan sebelum Maret 2023. “Maret, tim pendamping keluarga tinggal bekerja mendampingi. Program Pak Bupati Jember bagus, refocusing atau memberi perhatian kepada penurunan kematian ibu, penurunan kematian bayi, stunting, dan kemiskinan ekstrem. BKKBN juga melakukan pendataan keluarga untuk kemiskinan ekstrem,” katanya.
Hasto sering berkunjung ke Jember karena jumlah penduduk di kota ini besar, yakni 2,6 juta jiwa. “Penduduk besar, masyarakat heterogen, butuh dukungan. Tim pendamping keluarga ini saya minta membantu Pak Bupati supaya mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem, kematian ibu dan bayi, serta stunting,” katanya.
Hasto mengatakan, target Sustainable Development Goals 2030 cukup menantang. “Kematian ibu dan bayi harus turun. Salah satu cara untuk menurunkan kematian ibu dan bayi adalah dengan kontrasepsi yang baik,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
“Kami punya Program Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS). Saya berterima kasih karena RS dr. Soebandi Jember sudah punya. Tegasnya, di Jember ini ada 2,6 juta penduduk. Setiap 1 juta penduduk, ada 16 ribu yang melahirkan. Jadi kalau 2,6 juta berarti hampir 40 ribu orang yang melahirkan setiap tahun,” kata Hasto.
Sebagian besar ibu yang sudah melahirkan menyatakan tidak mengikuti program KB. BKKBN pun menggratiskan pemasangan alat-alat kontrasepsi. “Anggaran biaya pasang sudah ada, semua disediakan,” kata Hasto. [wir/but]






