Cirebon (beritajatim.com) – Kementerian Sosial (Kemensos) bersikap cepat menghadapi banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pada Jum’at (8/3), ketika masa tanggap darurat dinyatakan, Mensos Risma turun langsung meninjau lokasi bencana di Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.
Dalam kunjungannya, Mensos Risma berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengarkan kebutuhan mereka. Melihat kondisi lapangan yang memprihatinkan, khususnya terkait ketersediaan air bersih, Kemensos akan mengirimkan bantuan penjernih air agar masyarakat dapat menggunakan air tersebut untuk kebutuhan minum sehari-hari.
“Kita akan kirim penjernih air agar masyarakat bisa langsung gunakan air siap minum,” ungkap Mensos.
Selain itu, Mensos juga meninjau dapur umum di UPT PUTR Kab. Cirebon dan memutuskan untuk memasang tenda dapur umum di dua lokasi lainnya, yaitu di Bebedilan dan Losari, mengingat jarak dapur umum yang cukup jauh dari lokasi bencana.
Walau tanggap darurat baru dikeluarkan, Kemensos telah memberikan bantuan sejak sebelumnya. Pada Rabu (6/3), Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik dari Gudang Induk Bekasi ke Dinas Sosial di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
“Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, perlengkapan tidur, tenda, family kit, dan perlengkapan lainnya,” ungkap M. Delmi, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos.
Dalam penanganan bencana ini, Kemensos melibatkan personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Cirebon dan Subang untuk mengelola dapur umum, distribusi logistik, dan evakuasi warga.
“Kemensos akan terus berkomunikasi dengan masyarakat terdampak dan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” tegas Mensos Risma. [ian]






