Jember (beritajatim.com) – Semua peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Pusat UTBK Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diminta mendapatkan vaksin ketiga atau vaksin booster terlebih dulu.
“Mumpung masih ada waktu, silakan bagi peserta UTBK SBMPTN yang mungkin belum vaksin booster atau malah belum mendapatkan vaksin kedua untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan dan lokasi pemberian vaksin yang kini banyak disediakan oleh pemerintah,” kata Ketua Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid-19, Ulfa Elfia, sebagaimana dilansir Humas Unej, Kamis (21/4/2022).
Berdasarkan data, UTBK SBMPTN di Unej untuk kategori ujian saintek akan diikuti 6.937 peserta, kategori ujian sosial humaniora akan diikuti 5.963 peserta, dan kategoru ujian campuran akan diikuti 926 peserta. “Ujian tetap memberlakukan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah,” kata Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Slamin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unej”]
Setiap lokasi ujian akan dilengkapi tanda QR Code Peduli Lindungi. Peserta UTBK di Pusat UTBK Universitas Jember diharapkan sudah mendapatkan vaksin booster atau vaksin ketiga. “Sementara bagi yang belum mendapatkan vaksin booster, maka wajib membawa hasil tes antigen yang berlaku selama satu kali dua puluh empat jam pada saat mengikuti UTBK,” kata Slamin.
Slamin mengatakan, persaingan untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dipastikan lebih ketat daripada jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk PTN). Hal ini dikarenakan jumlah peserta SBMPTN lebih banyak.
“Manfaatkan puasa kali ini dengan giat belajar sekaligus berdoa agar niatan mulia untuk menempuh kuliah di PTN dikabulkan Allah SWT. Jangan lupa meminta restu orang tua sebab mereka lah yang akan mendukung studi Anda,” kata Slamin. [wir/but]






