Surabaya (beritajatim.com) – Fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada hari ini, Selasa (8/11/2022) merupakan salah satu kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala.
BMKG menyebutkan, gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi sejajar.
Fenomena ini menjadi pengingat kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, sedekah, dan amal perbuatan baik lainnya.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam :
“Jika kamu melihat gerhana keduanya maka segeralah kalian berdoa kepada Allah, bertakbir, shalat dan banyak bersedekah.” (Muttafaqun ‘Alaih). (HR. Bukhari no. 1060 dan Muslim no. 904)
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Doa dan dzikir ketika melihat gerhana
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa maa khalaqta haadzaa baaṭila, subhaanaka fa qinaa ‘azaabannar
Artinya: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan alam ni dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali ‘Imran: 191).
Selain doa gerhana bulan di atas, umat muslim juga dapat membaca bacaan dzikir seperti istighfar, takbir, tasbih, tahlil dan tahmid.
Istighfar
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfirullaahal ‘azhiim
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”
Takbir
اللهُ أَكْبَرُ
Allaahu akbar
Artinya: “Allah Maha Besar”
Tasbih
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ
“Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.”
Artinya: “Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar.”
Umat Muslim juga bisa menambahkan bacaan dzikir tersebut sebagai berikut.
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ.
Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billahil ‘aliyil adzim
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji hanya bagi Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , Allah Maha Besar, tidak ada daya dan tidak pula kekuatan kecuali karena Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.”
Doa lain yang bisa dibaca umat Muslim yaitu sebagaimana tertuang dalam Al Quran Surat Al-Hasyr ayat 24.
هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Artinya: “Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.”
Itulah kumpulan doa ketika melihat gerhana bulan yang bisa diamalkan. Bacaan dzikir dan doa tersebut juga bisa dibaca sehari-hari. (nap)






