Surabaya (beritajatim.com) – Brand olahan Ikan, ‘NGIKAN’, resmi melakukan ekspansi bisnis dengan membidik pasar kuliner di Surabaya Timur pada Rabu (15/7/2026).
Keseriusan ekspansi ini dibuktikan dengan membuka outlet baru di kawasan Mulyosari, Kota Surabaya.
Melalui konsep barunya, transformasi dilakukan demi menyesuaikan perkembangan tren kuliner, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Founder Baba Rafi Enterprise, yang menaungi “NGIKAN”, Hendy Setiono mengatakan bahwa, kendati ada pembaruan dalam bisnisnya, produk ini tetap mempertahankan DNA utama sebagai pelopor sajian ikan goreng krispi tanpa tulang, yang dipadukan dengan nasi liwet dan pilihan sambal khas Nusantara.
“Pembukaan outlet di Mulyosari melewati proses rebranding, guna menancapkan eksistensi kami, dalam industri kuliner tanah air,” ujar Hendy di Surabaya, Rabu (15/7/2026).
Ekspansi ke Kota Pahlawan sisi timur ini Hendy menerangkan, sejalan dengan pertumbuhan kawasan tersebut, yang memiliki beragam keunggulan geografis sebagai pusat hunian, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ke depan, sejumlah kota lain juga turut dalam agenda ekspansi perusahaan dalam beberapa waktu mendatang,” tambah Hendy.
Selain memperluas jaringan usaha, perusahaan juga menyatakan ingin mendorong peningkatan konsumsi menu sehat ikan melalui penyajian yang lebih praktis dan sesuai dengan selera masyarakat perkotaan.
Langkah ini juga dianggap sebagai membuka peluang bagi pelaku usaha kuliner untuk memperluas pasar. “Dengan bertambahnya gerai di Mulyosari, masyarakat Surabaya Timur kini memiliki pilihan baru untuk menikmati sajian olahan ikan tanpa harus menuju pusat kota,” pungkasnya. (rma/ian)






