Surabaya (beritajatim.com) – Masakan Jepang identik dengan ketelitian penyajian dan kualitas bahan yang tinggi. Di tengah menjamurnya restoran serupa di Surabaya, seorang koki bernama Muhammad Arya Adyatma Jaya menawarkan pendekatan yang berbeda: cita rasa asli Negeri Sakura yang terjamin kehalalannya.
Dalam perbincangan, pria yang kerap disapa Arya menjabarkan susunan menu yang kerap disajikan: mulai dari tumis sayur khas Jepang, olahan ayam dan salmon, nasi goreng, sup, hingga hidangan penutup. Menu utama seperti ayam dan salmon dimasak dengan cara dipanggang, dibumbui kecap asin, bawang putih, dan mentega—tanpa bumbu tambahan yang menyimpang dari resep aslinya.
Ia memilih salmon dan kecap asin langsung dari Jepang. Menurutnya, bukan sekadar ukuran, melainkan soal kualitas dan tekstur yang terjaga ketat sejak awal. “Sama seperti daging sapi Wagyu, mulai dari pakan sampai perawatannya diatur dengan sangat teliti. Begitu bahan datang, langsung dipotong, disimpan pada suhu yang tepat, lalu segera diolah,” ujarnya.
Namun keistimewaan utamanya bukan hanya pada kesegaran bahan. Arya menegaskan seluruh hidangan mulai dari pembuka hingga penutup dikonsep murni halal. Meski nanti akan ada demonstrasi memasak dengan api besar, sama sekali tidak ada penggunaan alkohol atau bahan yang dilarang.
“Banyak tamu yang khawatir soal kehalalan masakan Jepang. Di sini kami pastikan semuanya aman. Resep pun tetap kami jaga murni, tidak dicampur dengan bumbu khas masakan lain,” jelasnya.
Pengalaman Arya pun tak sembarangan. Sebelumnya ia bertahun-tahun menggeluti dunia kuliner Jepang di beberapa tempat ternama di Surabaya, sehingga paham betul bagaimana menjaga rasa asli sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. [uci/ian]






