Surabaya (beritajatim.com) – Unitomo Surabaya mengukuhkan 623 wisudawan program sarjana, magister dan doktor pada Minggu (3/3/2024). Pasca lulus, mereka diminta agar survive di tengah masyarakat.
“Ilmu yang anda pelajari selama di kampus, hanyalah sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk eksis di tengah lingkungan pekerjaan anda,” ujar Rektor Unitomo Surabaya Prof Siti Marwiyah.
Karena itu, Iyat meminta agar para lulusan tetap belajar dan mengasah kemampuan. Unitomo sendiri kini telah memiliki program S3 atau doktor yang mulai semester ini sudah bisa meluluskan mahasiswa.
“Buat anda yang masih S1, silakan lanjut ke S2. Begitu pun yang sudah S2, jika memungkinkan silahkan lanjut lagi ke S3 dan meraih gelar doktor. Unitomo sekarang sudah ada program S3,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim Prof Dyah Sawitri mengapresiasi langkah Unitomo yang telah mengadopsi program MBKM yang digagas oleh Kemendikbudristek RI.
“Tujuan program ini mendorong mahasiswa agar bisa mempelajari sebanyak mungkin aspek yang dibutuhkan di dunia kerja. Dan pilihan yang tersedia setelah lulus tidak hanya sekedar menjadi pencari kerja,” katanya.
Prof Dyah berharap akan ada banyak di antara para lulusan Unitomo yang nantinya bisa mencetak lapangan pekerjaan baru. Apalagi, kondisi saat ini sangat terbantu dengan pesatnya kemajuan teknologi.
“Situasi dan kondisinya saat ini sangat memungkinkan untuk itu, karena didukung oleh kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang begitu pesat,” tandas Prof Dyah.
Adapun para wisudawan tersebut berasal dari Fakultas Ilmu Administrasi 124 orang, Fakultas Pertanian 98 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 77 orang, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis 83 orang.
Kemudian dari Fakultas Teknik sebanyak 53 orang, Fakultas Sastra 20 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi 72 orang, dan Fakutas Hukum sebanyak 97 orang. [ipl/aje]






