Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pemimpin strategis harus memiliki pandangan luas dan sistemik, serta bertujuan menciptakan manfaat besar dan membangun kapasitas kolektif. Agar organisasi atau perusahaan bisa berkembang lebih pesat.
Hal ini diungkap oleh Direktur Kubik Leadership, Atok R Aryanto yang menjelaskan bahwa seorang strategic leader adalah pemimpin yang berorientasi pada gambaran besar, arah yang jelas, dan nilai tinggi demi pertumbuhan dan keberlangsungan organisasi.
Atok menjelaskannya kepada puluhan pemimpin korporasi dari berbagai perusahaan nasional dan multinasional saat Public Training Strategic Leadership yang diadakan oleh Kubik Leadership di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta, pada 20-21 Agustus 2025.
Acara ini memperkenalkan solusi kepemimpinan Strategic Leadership yang dirancang khusus untuk middle management.
“Keputusan tepat lahir dari melihat gambaran besar, dan keberlanjutan jangka panjang dibangun dari kekuatan kolektif,” ujar Atok.
Pembicara berikutnya, Agni Shanti Mayangsari, Hearty Service Trainer dari Kubik Leadership, menambahkan bahwa untuk menghidupkan kualitas seorang strategic leader, diperlukan prinsip dan aksi kunci yang harus dijalankan. Ia memaparkan lima aksi kunci, salah satunya adalah membaca dinamika untuk menginterpretasikan informasi.
“Seorang pemimpin perlu memaknai informasi menjadi insight berharga sebagai pertimbangan pengambilan keputusan strategis,” jelas Mayang.
Acara ini juga menghadirkan Amalia Prabowo, Presiden Direktur ExportHub ID, sebagai pembicara tamu. Berdasarkan pengalamannya, Amalia menekankan pentingnya operational excellence. Ia menjelaskan bahwa operational excellence adalah aksi kolektif yang dihasilkan dari konsistensi dan kolaborasi yang kuat.
“Keunggulan operasional bukan hanya soal efisiensi proses, tapi lahir dari kolaborasi yang kuat, peran yang jelas, dan komitmen bersama,” ungkap Amalia.
Di akhir acara, Atok mengajak perusahaan yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan ini untuk menghubungi Kubik Leadership dan mengadakan in-house training bagi para manajer mereka.[rea]






