Ratusan mahasiswa dan Alumni Universitas Airlangga Surabaya yang tergabung dalam Ksatria Muda Airlangga gelar aksi deklarasi pemilu damai. Aksi ini digelar di pintu masuk unair kampus B, Jalan Dharmawangsa, Surabaya (5/2).
Uniknya aksi yang digelar Ksatria Muda Airlangga ini bersebelahan dengan aksi deklarasi menegakan demokrasi dan menjaga republik yang digelar dosen dan mahasiswa unair lainnya.
Dalam aksinya, Ksatria Muda Airlangga membacakan sejumlah poin deklarasi diantaranya mendukung pernyataan Rektor Unair untuk menjadikan pemilu bermartabat tanpa politik uang, meminta civitas akademika unair untuk menjaga netralitas dan kondusifitas, dan mendorong keberlanjutan kepimpinan nasional melalui suara terbanyak melalui pemilu.
Koordinator Ksatria Muda Airlangga, Assadur Rahman Muhammad, menilai banyaknya aksi civitas perguruan tinggi di indonesia telah dipolitisasi oleh paslon capres tertentu. Dengan menggelar aksi deklarasi pemilu damai, Kstaria Muda Airlangga menolak unair dipolitisasi seperti kampus lainnya.
Meski aksi deklarasi ksatria airlangga bertolakbelakang dengan deklarasi yang digelar dosen dan mahasiswa Unair, namun mereka menolak disebut aksi tandingan. (ted)






