Pamekasan (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, mematok target 97 persen lebih partisipasi masyarakat pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pemungutan suara dijadwalkan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang.
“Pada pemilu 2024 kemarin, tingkat partisipasi masyarakat sekitar 97 persen. Untuk Pilkada mendatang kita harapkan di atas 97 persen, kalaupun turun tidak terlalu drastis,” kata Komisioner KPU Pamekasan, A Tajul Arifin, Selasa (15/10/2024).
Hal tersebut bukan tanpa alasan. Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Serentak 2024 sebanyak 10 ribu pemilih, lebih kecil dibanding total DPT Pemilu 2024 lalu.
“Dengan kondisi ini, kami yakin dan optimis tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada tahun ini lebih tinggi dibanding sebelumnya. Apalagi masyarakat Pamekasan cerdas dan peduli demokrasi,” tegasnya.
Seperti diketahui, total pemilih yang terdaftar dalam DPT yang ditetapkan KPU Pamekasan, tercatat sebanyak 666.048 orang, meliputi sebanyak 321.417 pemilih laki-laki dan 344.631 pemilih perempuan.
Para pemilih tersebut nantinya akan menyalurkan hak suaranya di 1.270 TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, termasuk 15 TPS di antaranya merupakan TPS Khusus yang nantinya akan melayani pemilih di lokasi tertentu, seperti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Pesantren.
Sementara terdapat tiga pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada pelaksanaan pilkada Pamekasan, masing-masing paslon nomor urut 1 Fattah Jasin dan Mujahid Anshori (TAUHID), paslon nomor urut 2 KH Kholilurrahman dan Sukriyanto (KHARISMA), serta paslon nomor urut 3 KH Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi (BERBAKTI). [pin/beq]






