Mojokerto (beritajatim.com) – Galeri Soekarno Kecil resmi dibuka untuk kunjungan wisata masyarakat. Galeri yang berlokasi di SD Negeri Purwotengah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, ini dihadirkan sebagai bagian dari penguatan wisata sejarah yang menjadi salah satu keunggulan daerah.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, Kota Mojokerto memiliki potensi besar di sektor wisata sejarah yang perlu terus dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat luas. Kehadiran Galeri Soekarno Kecil menjadi upaya menghadirkan sejarah secara lebih dekat, menarik, dan mudah dipahami, khususnya bagi generasi muda.
Selain sebagai sarana edukasi, Galeri Soekarno Kecil juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Kota Mojokerto. Ning Ita pun mengajak masyarakat, baik warga lokal maupun dari luar daerah, untuk datang dan melihat langsung perjalanan hidup Bung Karno di masa kecil.
“Saya mengajak masyarakat untuk berkunjung dan mengenal lebih dekat perjalanan Bung Karno di masa kecil, mengenal sosok Kusno melalui Galeri Soekarno Kecil,” imbuhnya.
Galeri Soekarno Kecil buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 10 orang setiap sesi. Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak. Dengan tarif tersebut, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas pemandu wisata (tour guide) serta akses masuk ke seluruh ruang galeri.
Perjalanan berlanjut ke ruang ketiga yang menampilkan Soekarno sebagai seorang arsitek, lengkap dengan karya serta pemikiran desain yang mencerminkan visinya. Di ruang keempat, pengunjung diajak menyelami kisah perjuangan Soekarno pada masa penjajahan yang sarat semangat perlawanan dan pengorbanan.
Kunjungan ditutup di ruang kelima yang menghadirkan sosok Soekarno dalam berbagai momen bersejarah, berdampingan dengan foto-foto ikonik Kota Mojokerto, sehingga memberikan kesan kuat tentang keterkaitan Bung Karno dengan Bumi Majapahit.
Pembukaan Galeri Soekarno Kecil ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dalam mengembangkan potensi wisata berbasis sejarah. Kehadiran galeri tersebut diharapkan mampu menambah destinasi wisata edukatif sekaligus memperkuat identitas sejarah Kota Mojokerto. [tin/but]








