Ngawi (beritajatim.com) – Korsleting pada perangkat audio diduga menjadi penyebab mobil Suzuki Carry pikap nomor polisi B 9437 KAO terbakar di SPBU Kedungprahu, Padas, Ngawi, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu lalu (22/10/2022).
Kapolsek Padas, Iptu Iswahjoedi, mengungkapkan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, diduga api muncul dari perangkat audio di kabin depan mobil. Sementara, tanki bahan bakar tidak terbakar.
“Kuat dugaan karena ada perangkat audio yang korslet ya, dan terbakarnya bersamaan menjelang mobil selesai diisi BBM,” ujar Iswahjoedi, Senin (24/10/2022).
Iswahjoedi melanjutkan, saat kejadian mobil yang dikemudikan Jati Kusumo (30), warga Jatirejo, Kasreman tersebut sedang diisi BBM jenis Pertalite dengan kondisi perangkat audio masih menyala. Api muncul dengan cepat dan membakar kabin, kemudian menyulut casing pompa Pertalite SPBU hingga hangus.
Sementara di dalam mobil ada istri pengemudi, Novita Hartiansari (25). Sayangnya, Novita terlambat menyelamatkan diri. Akibatnya, wanita tersebut mengalami luka bakar.
“Api cepat membesar dan membakar casing pompa Pertalite SPBU. Akibatnya, istri saudara JK yakni NH mengalami luka bakar dan saat ini sudah dirujuk ke RSUD dr Widodo, Ngawi,” kata Iswahjoedi.
Saat ini, Iswahjoedi menerangkan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik Polda Jatim untuk memastikan penyebab kebakaran. Saat ini, bangkai pikap masih berada di SPBU Kedungprahu dan operasional pengisian BBM dihentikan sementara.
Diketahui, sebuah pick up nopol B 9437 KAO mengangkut satu drum bahan bakar minyak (BBM) terbakar saat melakukan isi BBM Pertalite di SPBU Padas, Desa Kedungprahu, Padas, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (22/10/2022) pukul 20.30 WIB. Akibatnya, kendaraan pick up yang dikendarai Jati Kusumo (30) warga Dusun Kedungmiri, Desa Jatirejo, Kasreman, Ngawi, Jawa Timur itu melukai sang istri yakni Novita Hartiansari (25).
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ngawi”]
Salah satu petugas SPBU, Wicaksono Agung menjelaskan, kejadian berawal saat mobil pikap mengisi BBM Pertalite. Tiba-tiba api muncul diantara kabin dan bak pikap.
Api pun turut menyulut selang dan membakar pump island. Namun, tak sampai ludes.
“Api muncul dan merambat dengan cepat. Saya mencoba padamkan pakai APAR, tapi APAR tidak berfungsi. Kemudian, saya cari APAR yang lain tapi juga tidak berfungsi. Akhirnya, kami dibantu masyarakat yang tengah berada di sekitar untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya dan meminta bantuan pemadam kebakaran,” kata Agung, Sabtu (22/10/2022).
Akhirnya, mobil pikap dan dispenser berhasil dipadamkan. Petugas Damkar Ngawi yang datang ke lokasi pun melakukan pendinginan. Polisi yang turut datang ke lokasi langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. [fiq/beq]







