Ringkasan Berita:
- Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai beroperasi di sejumlah kelurahan di Kota Blitar.
- Sekitar separuh dari total 21 KDMP telah melayani masyarakat.
- Pemkot Blitar menyiapkan ekosistem koperasi untuk mendukung distribusi kebutuhan pokok.
- Program Rastrada hingga bantuan telur bagi ibu hamil direncanakan disalurkan melalui KDMP.
Blitar (beritajatim.com) – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kota Blitar mulai beroperasi. Beberapa gerai yang telah beroperasi di antaranya berada di Kelurahan Kepanjenlor dan Karangsari.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengonfirmasi bahwa saat ini sekitar separuh dari total 21 KDMP telah resmi beroperasi di tengah masyarakat.
Kehadiran gerai KDMP ini diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi bagi warga Kota Blitar dalam memperoleh komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ada beberapa ya, sepertinya sudah separoan (yang beroperasi). Tapi untuk detail jumlah pastinya nanti saya cek kembali. Yang jelas, masyarakat sudah bisa membeli kebutuhan di beberapa titik kios tersebut,” ujar Syauqul Muhibbin, Jumat (12/6/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tidak hanya membuka gerai penjualan, tetapi juga tengah merancang strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. Wali Kota yang akrab disapa Mas Ibin itu menegaskan dukungan Pemkot akan mencakup perbaikan sarana dan prasarana hingga penguatan ekosistem dari hulu ke hilir.
Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah mengintegrasikan sistem penyediaan barang melalui peran KDMP.
“Dukungan dari Pemkot cukup banyak, mulai dari sarana prasarana hingga pembentukan ekosistemnya. Ke depan, kami arahkan agar pihak yang menyuplai barang-barang di kios ini adalah koperasi,” tutur Wali Kota Blitar.
Melalui ekosistem berbasis koperasi tersebut, Pemkot Blitar berencana menyalurkan berbagai program bantuan sosial daerah agar lebih tepat sasaran dan terintegrasi. Beberapa komoditas penting seperti Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) hingga bantuan telur bagi ibu hamil untuk mendukung pencegahan stunting akan disalurkan melalui KDMP.
“Jadi, ke depan rencananya seperti Rastrada, lalu bantuan telur untuk ibu hamil, akan kami set pengadaannya supaya melalui koperasi,” pungkasnya.
Dengan beroperasinya KDMP yang didukung ekosistem koperasi yang kuat, Pemkot Blitar optimistis stabilitas harga pangan di tingkat lokal dapat terjaga sekaligus menggerakkan perekonomian kerakyatan secara lebih transparan dan merata. [owi/beq]






