Banyuwangi (beritajatim.com) – Dari berbagai kisah pilu tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, terdapat tiga penumpang dan seorang kru kapal berhasil menyelamatkan diri.
Seorang kru kapal tersebut yakni Sandi Wariyawan yang bertugas sebagai Kepala Kamar Mesin (KKM). Sementara tiga penumpang lain yajni Romi alfa Hidayat, Manson, dan Saroji yang juga lolos dalam kecelakaan laut maut.
Tiga penumpang yang selamat yakni warga Banyuwangi Kecamatan Blimbingsari, sementara alamat kru KKM masih dalam panelusuran.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menjelaskan, empat orang tersebut selamat karena berhasil menaiki sekoci saat tragedi kapal tenggelam.
“Saat kapal tenggelam, kru kapal ini langsung menurunkan sekoci dan menyelamatkan tiga penumpang tersebut,” kata Rama.
Setelah melewati tragedu tersebut, korban kemudian membawa skoci tersebut ke daratan terdekat. Mereka lalu ditemukan oleh warga di perairan wilayah Cekik, dekat Pelabuhan Gilimanuk.
“Alhamdulillah keempatnya dalam kondisi sehat dan selamat. Setelah kemarin sampai dan menjalani pemeriksaan juga tidak ada luka,” katanya.
Rama menjelaskan, penumpang yang merupakan warga Banyuwangi kemungkinan akan dievakuasi ke Banyuwangi. Namun, proses evakuasi dilakukan di Bali dan hingga saat ini, Jumat (4/7) masih terus berlanjut.
Diberitakan sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7/) malam. Kapal tenggelam sekitar pukul 23.35 WIB, atau menjelang tengah malam. Kondisi kapal saat ini sudah tenggelam di perairan Selat Bali. (ted)






