Surabaya (beritajatim.com) – Senyum Keisya Kirani Da Silva, siswi SMKN 8 Surabaya, kini makin merekah. Kerja keras dan ketekunannya berbuah manis setelah ia dinobatkan sebagai juara 1 dalam bidang Hotel Reception di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2025.
Prestasi ini bukan sekadar piala, melainkan bukti nyata dari dedikasinya pada dunia perhotelan yang menjadi minatnya. Namun, jalan menuju podium juara juga tidak ia tempuh secara instan.
Keisya bercerita, ada persiapan panjang dan intens yang ia lalui. Sejak awal, ia fokus mengasah keterampilan praktis, mulai dari prosedur check-in/check-out hingga penanganan keluhan tamu.
Ia juga mendalami standar industri perhotelan, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta melatih sikap dan penampilan yang profesional. “Latihan rutin dan simulasi bersama pembimbing adalah bagian terpenting dari persiapan saya,” ungkap Keisya, Rabu (20/8/2025).
Motivasinya bukan hanya sekadar menang, tetapi juga untuk mengembangkan potensi diri dan menguji kemampuannya di tingkat nasional. Bagi Keisya, LKS adalah batu loncatan untuk membangun karier di industri hospitality.
Namun, tantangan tetap ada. Keisya mengaku sempat gugup, terutama saat harus berbicara dalam bahasa Inggris di hadapan para juri. Menyesuaikan diri dengan standar kompetisi yang tinggi juga menjadi rintangan tersendiri.
“Saya berusaha mengatasinya dengan latihan intensif, manajemen waktu yang baik, serta menjaga fokus dan konsistensi,” ujarnya.
Berkat tekad kuatnya, semua hambatan itu berhasil ia lalui. Ke depan, Keisya berkomitmen untuk terus belajar dan berkontribusi di dunia perhotelan, menggapai cita-citanya untuk menjadi profesional yang andal. [ipl/kun]






