Surabaya (beritajatim.com) – Komite Independen Pemenangan (KIP)-Prabowo terus bergerak untuk memenangkan paslon nomor urut 2 pada Pilpres 2024. Setelah di sejumlah kabupaten/kota di jatim, kali ini KIP-Prabowo mengelar deklarasi di Pasuruan.
Ini untuk memperkuat barisan dan memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di kawasan Pasuruan dan Tapal Kuda.
Relawan KIP-Prabowo terus melebarkan sayapnya menyebar di semua daerah di Indonesia. KIP-Prabowo Kota Pasuruan memperkuat komitmennya untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 tersebut.
“KIP-Prabowo siap memenangkan Prabowo-Gibran untuk Pilpres 2024,” ujar Ketua KIP-Prabowo Kota Pasuruan, Muhammad Sonhaji yang didampingi Koordinator Wilayah Tapal Kuda, Yunus Darmanto usai melaksanakan deklarasi di Pondok Pesantren (PP) Raudhotul Hasanah Kota Pasuruan.
BACA JUGA:
Beri Bantuan, Tokoh Masyarakat: Keikhlasan Prabowo Berkah Bagi Warga
Sementara itu, Penasihat Relawan KIP-Prabowo Fandi Utomo memandang, sebagai tokoh nasional, Prabowo memiliki wawasan dan pengetahuan yang kuat tentang dasar pilar dan kerangka berkehidupan bernegara. Dia mengerti betul peta dan dinamika global, karena memiliki wawasan yang sangat luas dan mengerti agenda-agenda bagi Indonesia ke depan.
Antara lain, lanjutnya, dalam bidang pertahanan keamanan, dalam bidang ekonomi, kesejahteraan rakyat, hukum keadilan, bidang demokrasi kebebasan dan kesetaraan, hubungan internasional termasuk geo politik, dan tentang lingkungan hidup.
“KIP Prabowo-Gibran siap mengawal dan mewujudkan penguatan pertahanan dan keamanan negara dan pemeliharaan hubungan internasional yang kondusif,” ujarnya.
BACA JUGA:
Prabowo Bakal Uji Publik di UM Surabaya
Menurut dia, hanya Prabowo sosok yang tepat menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia. Pasalnya, Prabowo memiliki wawasan dan pengetahuan kuat tentang manajemen dan kepemimpinan tingkat nasional, tentang visi misi dan solusi untuk Indonesia masa kini dan masa depan RI.
Oleh sebab itu, program prioritas visi-misi Prabowo-Gibran adalah penguatan pertahanan dan keamanan negara dan pemeliharaan hubungan internasional yang kondusif. Kemakmuran dan kehidupan yang damai akan tercipta dalam keadaan negara yang kondusif dan aman.
“Negara yang kuat mampu melakukan dan menciptakan apapun yang dicita-citakan dan akan disegani dalam hubungan, antarbangsa yang bermartabat,” pungkasnya. [tok/beq]






