Pasuruan (beritajatim.com) – Kabupaten Pasuruan menerima kucuran dana bantuan sosial yang cukup besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung kesejahteraan warga di berbagai lapisan. Dana bantuan yang mencapai total lebih dari Rp7,7 miliar tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur dalam sebuah seremoni di Pendopo kabupaten.
Alokasi anggaran ini tersebar ke berbagai program mulai dari PKH Plus hingga bantuan modal untuk pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes). Kehadiran program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi keluarga serta memperkuat kemandirian bagi penyandang disabilitas di Pasuruan.
“Semoga bantuan yang diterima bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya secara bijak dalam rangka pengentasan kemiskinan,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (17/2/2026)
Selain bantuan berupa uang tunai, perhatian khusus juga diberikan kepada para pilar sosial yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendampingan masyarakat. Mereka menerima tali asih dan biaya operasional sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menyukseskan program-program sosial di lapangan.
Pemerintah Provinsi juga menaruh atensi tinggi pada masalah akurasi data kemiskinan guna memastikan tidak ada warga yang terlewat dari jaminan kesehatan. Akurasi mitigasi data dianggap sebagai kunci utama dalam menangani isu penghapusan kepesertaan BPJS PBI yang jumlahnya cukup besar di awal tahun ini.
“Saya minta para pilar sosial untuk terus dampingi dalam mitigasi data, karena itu adalah hal yang paling penting,” tegas Khofifah.
Bupati Pasuruan menyambut baik kucuran bantuan tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi semakin solid di masa mendatang. Baginya, dukungan anggaran dari pemprov merupakan bukti kehadiran negara dalam menjawab tantangan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Para pendamping sosial pun mendapatkan pesan khusus agar terus menjaga integritas dalam mengawal setiap proses penyaluran bantuan kepada yang berhak. Komitmen bersama ini diharapkan mampu mempercepat target penghapusan kemiskinan di Kabupaten Pasuruan secara terukur dan berkelanjutan.
“Terima kasih kepada semua pilar sosial yang luar biasa dalam membantu pemerintah mendampingi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Mas Rusdi. (ada/but)






