Jember (beritajatim.com) – Kelompok nelayan diminta menyampaikan usulan jumlah kebutuhan solar kepada Pertamina untuk dilayani oleh stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) khusus nelayan.
“Nanti akan disiapkan sesuai pengusulan yang dilakukan masing-masing ketua kelompok nelayan. Saya kontinyu berkoordionasi dengan Kepala Pertamina, dan di SPBU nelayan memang harus dicek dulu pengusulannya berapa,” kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa, saat pemberian bantuan sosial di tempat pelelangan ikan (TPI) Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (19/9/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”bbm-subsidi”]
Selain itu, nelayan juga mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu yang terbagi dua tahap, yang masing-masing Rp 300 ribu pada September dan November 2022. “Proses verifikasi sedang dilakukan,” kata Khofifah. Ada sekitar 50 orang nelayan di sekitar TPI Puger yang menerima bantuan sosial senilai Rp 600 ribu dari Khofifah.
Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari program untuk meringankan beban pasca kenaikan harga BBM. “Pemkab Jember juga memberikan support kepada masyarakat Jember yang membutuhkan, agar sekiranya perimbangan antara BBM dan daya beli sama-sama bisa (ada),” katanya. Pemkab Jember sudah mulai membagikan bantuan langsung tunai (BLT) dan sembako untuk 260 ribu keluarga secara bertahap hingga akhir Desember. [wir/suf]






