Jember (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan kepada seluruh siswa sekolah menengah kejuruan agar tidak berpacaran dulu. Pesan itu disampaikannya usai lagu ‘Manusia Kuat’ milik Tulus dimainkan oleh kelompok musik orkestra SMK Negeri 12 Surabaya, di Gedung Olah Raga (GOR) Politeknik Jember, Kabupaten Jember, Selasa (23/5/2023).
“Kalau ditinggal mantan, lemes apa lemes? Maka itu jangan pacaran dulu,” kata Khofifah disambut tawa dan tepuk tangan kurang lebih seribu orang siswa yang hadir dalam acara pembukaan LKS (Lomba Kompetensi Siswa) SMK ke-XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur 2023.
Ketimbang berpacaran, Khofifah berpesan kepada para siswa SMK agar lebih tekun belajar dan berkonsentrasi memperdalam ilmu demi masa depan. Selain itu, para siswa SMK juga harus tetap menunjukkan akhlak yang baik selama dan setelah lulus sekolah. “Mau masuk dalam profesi apapun, harus dilandasi akhlakul karimah,” katanya.
Menurut Khofifah, akhlak yang luhur merupakan inti lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. “Bagaimana setiap perilaku membangun bangsa dasarnya juga akhlakul karimah. Membangun kehidupan sosial juga berakhlakul karimah. Di sektor ekonomi dan budaya juga akhlakul karimah. Itu pada dasarnya adalah norma Boedi Oetomo. Itulah yang diperingati dalam Hari Kebangkitan Nasional,” katanya.
Khofifah mengingatkan, orangtua masing-masing selalu mendoakan para siswa. “Maka yang belum pernah mendoakan orangtuanya, maka sore hari ini langsung doakan kedua orangtua kalian. Mudah-mudahan mereka sehat, diberikan kebahagiaan oleh Allah SWT, mereka mendapatkan rezeki yang luas, bisa mengantarkan putra-putrinya bersekolah setinggi-tingginya,” katanya.
Khofifah juga meminta para siswa agar mendoakan para guru. “Bapak dan ibu guru kita mudah-mudahan sehar, sabar, ikhlas, dan mendapat limpahan rezeki yang luas,” katanya. [wir]






