Madiun (beritajatim.com) – Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tidak bisa hadir dalam acara peresmian Posko dan Konsolidasi Relawan di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Senin sore (7/10/2024).
Puluhan relawan dan simpatisan yang telah menantikan kehadiran Khofifah merasa kecewa karena tidak dapat menyaksikan langsung calon gubernur nomor urut 2 tersebut.
Meskipun demikian, Khofifah tetap menyampaikan salam hangat kepada para pendukungnya melalui Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil, Boedi Prijo Soeprajitno.
“Bu Khofifah mendadak diminta oleh Mas Agus Harimurti Yudhoyono untuk memberikan kata sambutan pada acara Ujian Doktor Terbuka di Universitas Airlangga,” kata Boedi saat menyampaikan pesannya kepada para relawan.
Walaupun tanpa kehadiran Khofifah, acara tetap berlangsung lancar. Peresmian Posko Relawan Khofifah Ksatria Airlangga (Rakka) untuk wilayah Madiun, Magetan, Ngawi, dan Ponorogo pun berjalan sesuai rencana.
“Posko ini difasilitasi oleh Cak Sidik, seorang alumni Universitas Airlangga sekaligus penggagas Rakka. Tempat ini akan digunakan sebagai pusat pemenangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2024,” jelas Boedi.
Boedi juga menargetkan bahwa pasangan Khofifah-Emil akan memperoleh suara di atas 70 persen, mengacu pada hasil Pilpres Februari lalu yang menunjukkan tren positif di wilayah tersebut.
“Hasil Pilpres menunjukkan wilayah Mataraman cukup kuat, terutama untuk pasangan Khofifah-Emil. Kami yakin kondisi ini akan terulang dalam Pilgub Jatim,” tutup Boedi.
Dengan optimisme ini, tim pemenangan Khofifah-Emil berharap dukungan terus mengalir dari masyarakat Jawa Timur. [fiq/suf]






