Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman sangat menginginkan sektor pendidikan dapat melakukan program inovatif sekaligus dapat menjadi andalan utama dalam pembangunan di daerah yang dipimpinnya.
Hal tersebut disampaikan Kiai Kholil dalam kegiatan halal bihalal dalam rangka ‘Bupati Menyapa’ bersama Korwilcam Bidikbud Pamekasan, Proppo dan Tlanakan, di Ballroom Hotel Cahaya Berlian Jl Raya Panglegur 69-71 Pamekasan, Selasa (22/4/2025).
Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Mohammad Alwi, beserta para guru se kecamatan Pamekasan, Proppo dan Tlanakan.
“Kedepan kami meminta para pelaku pendidikan untuk bersama-sama komitmen memajukan pendidikan untuk lima tahun kedepan, yaitu dengan cara kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas sesuai dengan program yang dicanangkan,” kata KH Kholilurrahman.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya sangat menginginkan sektor pendidikan kembali menorehkan prestasi prestisius seperti yang dialaminya ketika memimpin Pamekasan, pada edisi 2008-2013 silam.
“Kedepan kita harus mengadakan terobosan bagaimana pendidikan menjadi sektor andalan utama di Pamekasan, mari kita bersama mulai memikirkan berbagai program inovatif yang dapat mendongkrak dan mengembangkan sektor pendidikan,” ajaknya.
Guna merealisasikan itu, pihaknya komitmen selalu menerima masukan dan saran dari para guru, kepala sekolah maupun elemen lainnya untuk mewujudkan pendidikan sesuai harapan bersama. “Salah satu upaya yang akan kita lakukan, yaitu dengan mendekatkan guru dengan tempat tinggal, sehingga mereka maksimal dalam mendidik siswa,” ungkapnya.
“Maka dari itu, kami meminta kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, tolong perhatikan ini. Ayo dekatkan tempat tugas para guru dengan tempat domisili, sehingga mereka lebih maksimal dalam mendidik siswa. SK akan kami tandatangani, dan tolong bantu kami mengefektifkan pendidikan,” pintanya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menekankan agar Disdikbud Pamekasan, memprioritaskan mata pelajaran akhlak bagi peserta didik, khususnya pada tingkat sekolah dasar. “Kami meyakini penanaman karakter sejak dini sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara kecerdasan dan emosional,” pungkasnya. [pin/ian]






