London (beritajatim.com) – Kekhawatiran bahwa Kevin Diks bakal absen lama akibat cedera engkel akhirnya sirna. Bek FC Kobenhavn itu tampil penuh selama 90 menit dalam laga second leg babak 16 besar Liga Konferensi Eropa melawan Chelsea, dini hari tadi.
Meski Kobenhavn harus takluk 0-1 dan tersingkir dengan agregat 1-3, Diks tetap menunjukkan performa solid. Pemain berdarah Indonesia tersebut mencatatkan 2 sapuan, 1 tekel sukses, 1 blok, serta akurasi operan mencapai 88 persen.
Pelatih Kobenhavn, Jacob Neestrup, tetap bangga dengan performa timnya yang mampu merepotkan Chelsea dalam dua leg pertandingan.
“Kami menunjukkan potensi besar tim ini (melawan Chelsea, Red). Kami menyulitkan mereka di dua leg. Tetapi, jika Anda ingin mengalahkan tim seperti Chelsea, peluang harus lebih banyak diciptakan serta harus tampil lebih menekan sepanjang laga,” ujar Neestrup, dikutip dari laman resmi klub.
Sebelumnya, Diks mengalami cedera engkel pada laga first leg di Stamford Bridge pekan lalu. Akibatnya, dia tidak bisa bermain hingga laga usai dan juga absen dalam pertandingan Superliga Denmark melawan Sonderjyske Fodblod (9/3). Namun, kembalinya Diks ke lapangan saat menghadapi Chelsea menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia.
Dengan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, Diks diyakini siap memperkuat skuad Garuda saat menghadapi Australia (20/3) dan Bahrain (25/3).
Namun, segalanya masih bergantung pada kondisinya setelah laga Kobenhavn melawan Viborg FF (16/3) di Superliga Denmark. Jika dia tidak mengalami cedera tambahan, peluangnya untuk tampil bersama Timnas Indonesia semakin terbuka lebar. [dio/ian]






