Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur sekali lagi membuktikan pengaruh kuatnya terhadap kesuksesan Timnas Indonesia. Dalam penyelenggaraan Piala AFF di Surabaya, Timnas Indonesia berhasil meraih juara pertama. Hal ini semakin mengukuhkan posisi Stadion Gelora Bung Tomo sebagai tempat yang istimewa bagi sepak bola nasional.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, kembali mencatat sejarah dengan membawa timnya menjuarai Piala AFF. Prestasi ini tidak luput dari perhatian Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyoroti peran penting atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo.
Menurut Erick Thohir, aura di Stadion Gelora Bung Tomo memiliki daya tarik tersendiri bagi Timnas Indonesia. Puluhan ribu suporter yang memenuhi stadion memberikan dukungan penuh, menjadi “pemain ke-12” yang membantu timnas U-19 meraih kemenangan di final.
Dalam gelaran ASEAN U-19 Boys Championship 2024, Timnas Indonesia berhasil menundukkan Thailand dengan hasil akhir 1-0. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Indonesia sebagai juara, tetapi juga menunjukkan betapa besar dukungan dari suporter.
Hingga akhir pertandingan, jumlah suporter yang hadir di stadion mencapai rekor baru. Jika sebelumnya jumlah penonton hanya berkisar antara 7 ribu hingga 8 ribu, kali ini sebanyak 34 ribu penonton memenuhi tribun stadion. Antusiasme luar biasa dari para suporter ini menjadi bukti betapa besar cinta dan dukungan masyarakat Jawa Timur terhadap sepak bola nasional.
Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia U-19 tidak hanya membawa pulang trofi juara, tetapi juga membuktikan bahwa Jawa Timur, khususnya Stadion Gelora Bung Tomo, adalah tempat yang membawa keberuntungan bagi sepak bola Indonesia. [way/but]






