Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Pengurus Besar Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII), Fathan Subchi meyakini jika para alumni PMII memiliki potensi besar, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Hal tersebut disampaikan pasca menerima Surat Pengesahan PB IKA-PMII dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkum-HAM RI), di Jakarta, Jum’at (11/4/2025).
“Kita sudah menerima SK dari Kementerian Hukum bernomor AHU 0000589.AH.01.08 2015 yang menyetujui seluruh keputusan Munas ke-7 IKA PMII. Jadi ini sebenarnya proses administratif dari pemerintah dan menjadi pijakan hukum bagi seluruh pengurus baik dari pusat dan daerah untuk segera mengeksekusi semua program kerja,” kata Fathan Subchi berdasar rilis yang diterima beritajatim.com.
Menurutnya, adanya SK dari Kemenkum-HAM sekaligus menjadi penanda akhir dari semua dinamika dalam Munas Ke-7 IKA-PMII beberapa waktu lalu. “Sebagai organisasi alumni aktivis mahasiswa, IKA PMII relatif tertinggal dibanding organisasi sejenis, baik dari sisi waktu pendirian maupun kontribusi,” ungkapnya.
“Artinya, kita ini relatif masih baru dan masih banyak hal yang harus dibenahi. Sebaiknya para alumni ini bersatu padu untuk bersama-sama membenahi IKA PMII agar benar-benar memberikan kontribusi terutama bagi alumni PMII sendiri,” sambung Ketua IKA-PMII, Periode 2025-2030.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan beberapa agenda mendesak yang akan segera dieksekusi. Di antaranya blue print pengembangan kader, perbaikan data base anggota, perbaikan struktur dan manajamen organisasi hingga konsolidasi alumni pusat-daerah.
“Harus kita akui hampir 10 tahun terakhir IKA PMII relatif stagnan seiring dengan beberapa hal fundamental yang belum tergarap secara optimal pada masa kepengurusan sebelumnya. Sehingga kita berharap hal-hal fundamental ini bisa kita selesaikan dalam lima tahun kedepan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meyakini jika potensi para alumni PMII begitu besar, baik secara kuantitas maupun kualitas. “Hamat kami, saat ini banyak alumni PMII yang mewarnai berbagai lini kehidupan bangsa baik di jajaran eksekutif, legislatif, birokrasi, pendidik, profesional di sektor swasta, hingga tokoh masyarakat,” imbuhnya.
“Potensi-potensi inilah yang harus dikonsolidasikan untuk digunakan secara seksama, tentunya demi pengembangan kader yang masih aktif di PMII, maupun para alumni sendiri,” pungkasnya. [pin/ted]






