Jombang (beritajatim.com) – Ketua ISMI Jatim (Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Jawa Timur) Yusron Aminulloh berharap Kabupaten Jombang benyak melahirkan entrepreneur muda. Karena lahirnya entrepreneur muda akan bersamaan dengan hadirnya inovasi dan kretivitas tinggi.
Karena itu Yusron yang juga CEO DeDurian Park Group, mengajak anak-anak muda untuk bergerak di dunia bisnis dengan korporatisasi. “Kota yang maju, hampir pasti diiringi berkembang pesatnya dunia usaha,” kata Yusron saat dialog Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang Taufiqi Fakkarudin Assilahi atau Gus Fiqi, Selasa (30/7/2024).
“Lahirnya banyak entrepreneur. Khususnya dari kalangan anak muda. Karena visi mereka panjang, ilmunya cukup, dan membangun bisnis dengan kreativitas,” lanjut Yusron ketika menemui Gus Fiqi di rumahnya.
Yusron mengatakan bisnis jangan hanya bersifat jangka pendek. Namun harus pola korporatisasi. Menjadi pengusaha juga harus bervisi luas dan panjang. “Menjaga aset dan intangible aset. Sehingga menjadi legacy bagi kota Jombang,” tegasnya.
Yusron berpandangan, birokrasi Jombang akan maju dengan hadirnya pebisnis muda yang mandiri, maju, unggul dan inovatif. Tugas pemerintah mendukung sistem, tata kelola hukum dan infrastruktur.
Gus Fiqi yang sebentar lagi diangkat menjadi Anggota DPRD Jombang menyambut hangat ajakan itu.
“Kita siap mendapat bimbingan senior. Ansor juga akan merancang program itu. Apalagi era kepemimpinan Ketum Ansor baru, kami diminta melahirkan karya bisnis untuk kemandirian,” papar Cicit KH Abdul Wahab Chasbullah ini.
Addin Jauharudin Ketua Umum GP Ansor masa khidmat 2024-2029, tegas Gus Fiqi, menganjurkan seluruh jajaran Ansor mandiri dengan mendirikan perusahaan di tempat masing-masing.
“Tapi Ketum (Ketua Umum) meminta mengangkat tenaga profesional menjalankan bisnis tersebut. Dengan bisnis lancar, maka gerakan menjadi mandiri dan berkegiatan dengan amanah,” paparnya. [suf]






