Bojonegoro (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro Anna Mu’awanah memilih untuk tidak berkomentar terkait dengan permintaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk melakukan Penggantian Antarwaktu (PAW) Ketua DPRD Bojonegoro di masa paruh jabatannya.
“Mancing-mancing ya, di sini saya datang ke DPRD sebagai kepala daerah,” ujarnya menanggapi pertanyaan jurnalis soal permintaan PAW pimpinan DPRD dari Fraksi PKB usai mengikuti rapat paripurna, Jumat (24/12/2021)
Permintaan PAW Pimpinan DPRD Bojonegoro dari Fraksi PKB tersebut sudah dibacakan langsung oleh ketua DPRD Bojonegoro, Imam Sholikhin. Imam Sholikin akan diganti oleh Sekretaris DPC PKB Bojonegoro Abdullah Umar yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro dan Anggota Banggar. Selanjutnya jabatan Abdullah Umar akan diisi oleh Imam Sholikin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-bojonegoro”]
Umar sendiri dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendapat perolehan suara terbanyak di DPC PKB, sebesar 8.600 suara, sedangkan Imam Sholikhin mendapat suara 6.600 suara. Penggantian unsur pimpinan ini, menurut Imam Sholikin, merupakan hal yang wajar. Sebagai petugas partai sehingga harus menjalani keputusan yang ditetapkan partai.
“Sebelumnya saya juga tidak masuk sebagai lima kandidat yang diusulkan ketua, tetapi mau gak mau ya harus siap setelah dipilih jadi ketua,” ujar Imam Sholikhin dalam kesempatannya. [lus/ted]






