Surabaya (beritajatim.com) – Bagi Anda yang gemar menulis pasti sudah memiliki rencana untuk menjadikan tulisan sebagai naskah utuh kemudian dibukukan. Ketika seseorang hendak menerbitkan naskahnya jadi buku, pasti akan melakukan banyak pertimbangan dahulu.
Salah satu pertimbangan adalah tentang penerbit yang akan dipercayai demi menciptakan buku yang menarik juga bisa digemari pembaca. Mungkin Anda yang sudah pernah menerbitkan buku sudah tidak asing dengan istilah penerbit indie maupun penerbit mayor.
Istilah mayor dan indie merupakan penyebutan untuk kategori atau label sebuah penerbitan. Kedua istilah itu mempunyai kelebihan juga kelemahan masing-masing. Penerbit mayor misalnya lebih sering menjadi tujuan para penulis, sebab penerbit mayor dianggap memiliki banyak kelebihan.
Misalnya, jangkauan buku luas, penerbit mayor juga tidak memerlukan modal pribadi. Adapun kelemahan penerbit mayor yaitu karena pasti naskah yang masuk banyak, maka dari itu penulis harus sabar mengantre dan harus memiliki naskah yang sesuai dengan karakter penerbit agar bisa mampu bersaing.
Sedikit berbeda dengan penerbit mayor, penerbit indie merupakan penerbitan yang memberikan tanggung jawab mengenai pemasaran pada penulis sendiri. Sehingga dalam penerbitan indie dibutuhkan modal yang cukup besar, tapi prosesnya terbilang lebih cepat dibanding mayor.
Untuk urusan kualitas baik penerbit indie maupun penerbit mayor sebenarnya sama sama baik. Ada penerbit indie yang juga ketat dalam melakukan seleksi naskah, atau hanya menerbitkan genre naskah tertentu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”literasi”]
Dari segi sejarahnya memang penerbit indie lahir dari keresahan dominasi penerbit mayor yang dinilai lebih berorientasi pada bisnis. Sementara penerbit indie melestarikan idealisme dengan berpegang teguh pada kualitas naskah tertentu. Namun, juga tidak jarang penerbit mayor yang masih lebih peduli pada kualitas naskah ketimbang orientasi bisnis.
Dalam penerbit mayor dikenal istilah tanda tangan kontrak yang menyebutkan jika penerbit terkait punya beberapa tanggung jawab terikat. Begitupun penulis ada konsekuensi yang harus diambil. Dalam penerbitan indie beberapa juga memiliki kontrak semacam ini meski tidak sedetail penerbit mayor.
Bagi Anda yang hendak menerbitkan naskah menjadi buku utuh, sebaiknya pertimbangkan antara penerbit indie dan mayor. Pertimbangan itu didasarkan pada kualitas tulisan Anda, keinginan besar, juga biaya yang dimiliki. [dan/suf]

as a preferred source on Google




