Pacitan (beritajatim.com) – Tulang kerangka manusia ditemukan di kawasan Gunung Jinem, Dusun Krajan, Desa Wonoanti, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Sabtu (3/1/2026). Penemuan tersebut menggegerkan warga setempat yang selama ini beraktivitas di kawasan pegunungan tersebut.
Kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh Slamet, warga Desa Wonoanti, saat mencari rumput di area gunung. Awalnya, Slamet mengira benda yang dilihatnya adalah buah kelapa. Namun setelah didekati, ia melihat adanya rambut serta pakaian yang masih melekat pada tulang tersebut.
“Awalnya saya kira kelapa, tapi setelah dilihat lebih dekat ternyata tengkorak manusia, masih ada rambut dan pakaian,” ujar Slamet.
Mengetahui temuannya tersebut, Slamet segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat. Laporan kemudian diteruskan oleh Ketua RT Sunardi kepada Pemerintah Desa Wonoanti untuk ditindaklanjuti.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi kerangka manusia tersebut sudah tidak utuh. Salah satu tangan korban masih terlihat memegang ranting kayu, sementara bagian tulang-belulang lainnya ditemukan tercecer di jurang di bawah lokasi awal penemuan.
Warga menduga kerangka tersebut merupakan Misdi, warga Dusun Duren, Desa Wonoanti, yang dilaporkan hilang sekitar lima bulan lalu. Sebelumnya, warga bersama perangkat desa sempat melakukan pencarian setelah Misdi dinyatakan hilang, termasuk menyisir area Gunung Jinem dan sekitarnya, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya.
Korban diduga terjatuh dari atas Gunung Jinem saat beraktivitas di sekitar lokasi. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih menunggu penanganan lebih lanjut dari aparat berwenang untuk memastikan identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. [tri/beq]






