Surabaya (beritajatim.com)– Dalam dunia fotografi, teknik pengambilan gambar tidak hanya tentang pencahayaan dan juga komposisi, tetapi juga tentang angle atau sudut pandang. Angle sangat berpengaruh dengan hasil foto dan berpengaruh pada letak subjek yang akan terlihat oleh penonton. Dengan menguasi berbagai jenis angle, kamu bisa menghasilkan foto yang lebih hidup dan mempunyai karakter tersemdiri. Berikut ini adalah beberapa jenis angle yang populer dalam dunia fotografi, ini bisa kamu gunakan sesuai dengan momen yang tetap.
1. Low Angle
Angle jenis ini merupakan sudut paling umum yang digunakan untuk menghasilkan foto yang memiliki kesan yang natura dan terasa akrab. Sesuasi dengan namanya, low angle diambil sejajar dengan pandangan mata subjek. Posisi memotret ini akan menghasilkan foto yang akan terasa seimbang atau seolah-olah fotografer dan subjek berada pada tingkat yang sama. Low angle cocok digunakan untuk memotret manusia atau hewan. Kamu juga bisa menggunakannya saat ingin memotret teman yang sedang tertawa atau anak kecil yang sedang bermain.
2. High Angle
High angle merupakan teknik foto yang diambil dengan posisi kamera di atas subjek dan kamera iarahkan ke bawah. Teknik ini memberi kesan bahwa subjek terlihat lebih kecil karena pandangannya datang dari atas. Selain itu, teknik ini memberikan kesan seperti mengamati dari sudut pandang yang lebih tinggi. High angle sangat cocok untuk kamu yang ingin memotrey jalanan, kerumunan, atau meja makan karena menampilkan banyak elemen di bawah.
3. Low Angle
Kebalikan dari low angle, low angle diambil dari posisi kamera berada di bawah dan kamera diarahkan ke atas. Teknik ini membuat subjek terlihaht lebih tinggi dan kuat. Memotret dengan angle ini akan menjadikan foto terlihat lebih megah dan memberikan kesan dominasi. Angle ini sangat cocok untuk memotret angunan tinggi, patung, atau orang yang berpose,
4. Bird’s Eye View
Berbeda dengan high angle yang menunjukkan subjek dari posisi yang agak tinggi, maka bird’s eye view benar-benar diambil dari ketinggian yang ekstrim. Sesuai dengan namanya, bird’s eye view diposisikan seperti foto diambil dari mata burung yang sedang terbang. Foto yang diambil dengan angle ini akan menghasilkan gambaran menyeluruh tentang sesuatu tempat atau situasi dari atas. Angle ini sangat cocok untuk memotreu keadakaan kota dengan gedung dan jalanan yang ramai. Teknik ini sering digunakan dalam drone atau foto arsitektur.
5. Frog Eye Angle
Frog eye angle merupakan kebalikan dari bird’s eye angle, yaitu menempatkan kamera sangat rendah yang hampir sejajar dengan tanah lalu diarahkan ke atas. Foto yang menggunakan angle ini akan menghasilkan perspektif ekstrem yang jarang dilihat oleh manusia. Frog eye angle sangat cocok digunakan untuk memotret hutan dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi dan memotret seseorang dengan gedung yang tinggi dibelakangnya.
Dengan memahami karakter sudut pengambilan gambar, kamu bisa lebih kreatif dalam bereksperimen untuk membuat foto yang memiliki makna dan khas sendiri. Jadi, sata kamu sedang memegang kamera, cobalah untuk mengeksplor tiap sudut yang berbeda untuk menemukan angle terbaik.






