Gresik (beritajatim.com)- Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK di lingkup Pemkab Gresik memperingati HUT ke 538 Kota, dan Ke-51 pemkab. Dengan mengenakan pakaian khas Gresik, mereka berbaris mendengarkan arahan Wabup Gresik dr Asluchul Alif.
ASN pria mengenakan baju putih, serta sarung dilipat kecil sambil memakai songkok. Sementara ASN perempuan menggunakan baju kebaya, dan kerudung.
Wabup Gresik dr Asluchul Alif mengatakan, tema yang dalam peringatan kali ini semangat bersinergi dan meningkatkan produktivitas. Tema ini diambil karena setiap pemimpin memiliki masa bertugas. Untuk itu, dirinya mengapresiasi kegiatan ini.
“Saya mengajak bersama-sama ASN dan PPPK membangun Gresik lebih maju dan sejahtera. Mantan wakil ketua dewan itu juga berharap membangun Gresik lebih giat mengingat kemajuan Gresik sudah dikenal sejak abad 19. Sebagai kota bandar banyak dikunjungi saudagar,” katanya, Rabu (26/2/2025).
Alif juga menceritakan Gresik dikenal lebih luas lagi bersamaan dengan penyebaran agama islam di Pulau Jawa. Nama Nyai Ageng Pinatih yang dikenal sebagai saudagar yang turut mendirikan Bandar Grisse.
Sebagai saudagar kaya lanjut dia, keberadaan Nyai Ageng Pinatih juga turut membesarkan Sunan Giri yang nantinya menjadi penyebar agama islam bersama delapan wali lainnya. “Sunan Giri dikenal sebagai Sultan Ainul Yaqin sebagai penguasa kerajaaan tahun 1400-an yang kemudian mendirikan kerajaan kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Kota Gresik,” ungkapnya.
Sehingga tidak salah kata Alif, sampai saat ini Gresik dikenal sebagai kota santri, dan banyak berdiri pondok pesantren serta madrasah. “Dalam memimpin 5 tahun kedepan semangat gotong royong dikedepankan oleh saya bersama Bupati Fandi Akhmad Yani demi kemajuan Kabupaten Gresik,” paparnya.
Pada kegiatan yang sama diserahkan juga penghargaan dalam rangka Hari jadi Kota Gresik ke 538 serta Kabupaten Gresik ke 51 dan Hari Ulang Tahun ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik. Penghargaan tersebut diantaranya juara 1 ECO Office yang diberikan kepada Dinas PUTR. Kemudian kantor dengan pengolahan sampah terbaik yang diberikan kepada Kecamatan Kedamean.
Selanjutnya kantor dengan pengelolaan RTH terbaik yang diberikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta kantor dengan konservasi air dan penghematan energi terbaik yang diberikan kepada Dinas Kominfo.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kecamatan Cerme sebagai kecamatan dengan wisudawan SOTH terbanyak tahun 2024. Beberapa sekolah juga mendapatkan penghargaan sebagai pusat informasi sahabat anak, serta sekolah menuju satuan pendidikan layak anak.
Selain menggelar rangkaian kegiatan, Wabup Gresik dr Alif juga berziarah ke makam para tokoh besar yang menjadi bagian dari sejarah Gresik, yakni Sunan Giri, Sunan Prapen, Syekh Maulana Malik Ibrahim, makam Bupati Gresik pertama Poesponegoro, dan Taman Makam Pahlawan. [adv/dny]






