Malang (beritajatim.com) – Kelompok 80 Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berupa mengasah kreativitas dan intelektual siswa SD dan SMP di Sanggar Boyang, Singosari, kabupaten Malang.
Ketua kelompok 80, Ananda Akbar menjelaskan bahwa mereka mengajari siswa tentang kebersihan dan cara menjaga lingkungan. Pihaknya bersama Pendidikan Kesehatan di Sanggar Boyang Singosari juga mengembangkan karakter anak dengan seni.
“Kami mengusung tema pengelolaan sampah, jadi kami ajari siswa untuk bisa mengelola sampah di sekitar. Mereka tampak antusias mengikuti program kami,” ujar Akbar.

Acara ini dilaksanakan rutin setiap harinya, dimulai pada tanggal 19 Januari-17 Februari 2024 jam pada 18:00-20:00. Tujuannya untuk mengajarkan kepada siswa tentang cara mengelola sampah dan mendaur ulang kembali barang bekas yg tidak terpakai menjadi barang yg bermanfaat dan berguna.
“Kami melakukan konsultasi kepada pihak kepala sanggar supaya berkenan menerima kami di sanggar. Siswa pun semakin peduli terhadap lingkungan sekitar,” jelas Akbar.
Pihaknya berharap ilmu PMM dari kelompok 80 adalah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, diharapkan juga bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
PMM kelompok 80 terdiri atas empat anggota. Keempatnya yaitu, Muhammad Fatih Abdurrahaman, Muchammad Akmal Mustofa dari Teknik Sipil, dan Fadila Laylia Agustina, Kharisma Ilmianda Kamala dari jurusan Ilmu Keperawatan UMM. Acara PMM ini ditutup pemberian penghargaan kepada sanggar. (dan/ted)






