Nganjuk (beritajatim.com) – Program Ternak Berkah yang diinisiasi LMI Jawa Timur Perwakilan Nganjuk di Desa Kepel, Kabupaten Nganjuk, menunjukkan hasil lebih cepat dari prediksi setelah salah satu indukan kambing yang diberikan kepada Kelompok Ternak Punjul Jaya melahirkan seekor anak kambing betina.
Kelahiran perdana ini menjadi bukti bahwa pendampingan intensif selama dua bulan terakhir mampu mendorong peningkatan produktivitas ternak sekaligus memperkuat ekonomi peternak lokal.
Ketua Kelompok Ternak Punjul Jaya, Mifta Khurodi menyampaikan antusiasme para anggota kelompoknya atas kabar baik tersebut. Ia menilai kelahiran ini sebagai sinyal positif bagi keberlanjutan program yang selama ini mereka jalankan.
“Tak hanya itu, kabar baik ini juga berhasil memotivasi para anggota untuk merawat ternak lebih optimal dengan harapan produktivitas ternak akan terus meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari LMI Jawa Timur Perwakilan Nganjuk, Aan Yuliatmoko menjelaskan bahwa kelahiran dini tersebut menunjukkan ekosistem program berjalan sesuai perencanaan, mulai dari pola perawatan, ketersediaan pakan, hingga dukungan lingkungan.
“Kelahiran perdana ini menegaskan bahwa model pemberdayaan yang kami terapkan membawa dampak cepat dan terukur. Kami ingin memastikan setiap keluarga penerima manfaat yang berkelanjutan,” tegasnya.
Aan berharap capaian ini menjadi penguat untuk menjadikan Program Ternak Berkah sebagai model pemberdayaan yang berdaya guna dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kepel.
Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pertambahan jumlah ternak, tetapi juga pada peningkatan nilai tambah ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Ke depan, kami berkomitmen memperluas dampak program sehingga sinerginya dengan pengembangan Kampung Buah Lestari dapat semakin memperkuat pilar pemberdayaan masyarakat di Desa Kepel,” pungkasnya. [nm/ian]






