Kediri (beritajatim.com) – Kegiatan Grebeg Sampah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), dilakukan untuk memantik kesadaran masyarakat agar cinta terhadap lingkungan.
Dalam ‘grebeg sampah’ tersebut, DLH menggandeng sejumlah relawan peduli lingkungan, sejumlah PKL SLG, hingga perwakilan masing-masing OPD di Kabupaten Kediri, untuk bersih-bersih bersama di kawasan yang menjadi icon Kabupaten Kediri itu.
Sebelum kegiatan grebek sampah dimulai, didahului pembacaan deklarasi ‘Kediri Berbudaya Bersih’. Ada lima poin penting yang menjadi motto dalam deklarasi Kediri Berbudaya Bersih tersebut, di antaranya yakni budayakan malu buang sampah sembarang, budayakan peduli kebersihan, budayakan gaya hidup minim sampah, budayakan memilah sampah dan budayakan mengolah sampah.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]
Plt. Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Eko Subekti, mengatakan, Grebeg Sampah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di tahun ini.
“Grebeg Sampah digelar untuk menanamkan kesadaran kepada warga agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Putut Eko Subekti.
Menurutnya, cara yang paling sederhana adalah dengan menerapkan disiplin diri, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia menilai, jika kesadaran itu melekat pada diri setiap warga, ia yakin Kabupaten Kediri akan menjadi bersih. [nm/kun]






