Pasuruan (beritajatim.com) – Insiden lalu lintas yang melibatkan satu unit sepeda motor dan dump truk tronton kembali memakan korban jiwa di wilayah Kecamatan Gadingrejo pada Rabu (15/4) pagi. Peristiwa nahas yang terjadi tepat pukul 04.30 WIB ini menelan nyawa seorang pelajar di lokasi kejadian setelah kendaraan yang ditumpanginya kehilangan kendali.
Lokasi kecelakaan yang berada di Jalan Raya Gatot Subroto, Kelurahan Randusari, seketika menjadi perhatian warga saat petugas mengevakuasi para korban. Motor tersebut diketahui ditumpangi oleh tiga orang pemuda yang melaju dari arah utara menuju selatan sebelum akhirnya mengalami petaka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat pengendara motor berusaha menyalip kendaraan yang berada di depannya. “Sepeda motor berusaha mendahului kendaraan di depannya, kemudian terpeleset dan jatuh ke badan jalan,” jelasnya.
Akibat terpelesetnya motor tersebut, salah satu penumpang bernama Nazril Ilham Alfarizy yang masih berusia 16 tahun terlempar ke arah berlawanan secara tiba-tiba. Di saat bersamaan, sebuah dump truk tronton yang dikemudikan warga Lumajang berusia 30 tahun melaju dari arah selatan sehingga benturan tidak terhindarkan.
Korban yang terjatuh ke jalur berlawanan dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka parah setelah tertabrak kendaraan besar tersebut. Petugas kepolisian segera mengamankan lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan data-data pendukung proses penyidikan.
Iptu Zulkifli menambahkan bahwa penumpang lain dan sang pengendara yang berumur 20 tahun berhasil selamat namun harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. “Salah satu penumpang terjatuh ke jalur berlawanan dan tertabrak truk, sementara rekan lainnya mengalami luka ringan,” tambahnya terkait kondisi para korban.
Dua korban yang selamat kini tengah mendapatkan perawatan medis secara intensif di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk memulihkan kondisi fisik mereka. Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penyidik.
Saat ini, Satlantas Polres Pasuruan Kota masih mendalami penyebab pasti hilangnya keseimbangan motor yang membawa tiga orang sekaligus tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. [ada/aje]






