Gresik (beritajatim.com) – Imbas kebakaran lahan di pinggir jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Km 723 B di wilayah Desa Pasinan, Kecamatan Wringinanom, Gresik, tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun.
Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun itu di antaranya mobil Wuling S 1258 YB yang dikemudikan Lara Asih Mulya (38) asal Jombang. Berpenumpang M.Masbuchin (38) juga warga Jombang.
Kendaraan lain yang terlibat adalah Toyota Innova L 1390 CAS yang dikemudikan Tiyok Arifanto (47) warga asal Papar, Kabupaten Kediri. Berpenumpang tiga orang.
Serta truk box Mitsubishi L 8090 BG yang dikemudikan Ahmad Mares Susatyo (34) asal Asemrowo Surabaya.
Akibat kecelakaan, ada 5 orang mengalami luka-luka ringan. Tidak ada korban jiwa. Semua korban sudah mendapatkan perawatan medis di RS Petrokimia Gresik Driyorejo.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Aswoko menuturkan, kronologi kecelakaan beruntun itu bermula mobil Wuling nopol S 1258 YB dikemudikan Lara Asih Mulya. Berjalan dari arah timur ke barat.
Saat melintas di Km 723B tol Sumo. Pengemudi mobil Wuling kurang memperhatikan arah depan dengan jelas karena asap kebakaran lahan di sisi selatan jalan tol. Sehingga membentur bagian belakang kendaraan truk colt diesel tidak dikenal nopolnya berjalan searah.
“Dari benturan itu menyebabkan kendaraan di belakangnya mobil Toyota Innova L 1390 CAS berpenumoang 4 orang juga menabrak di depannya. Hal yang sama dialami kendaraan truk tidak dikenal nopolnya,” tuturnya, Rabu (14/8/2024).
Ia menambahkan, jarak yang dekat dan terhalang asap juga menyebabkan bagian belakang kanan mobil Toyota Innova. Ditabrak truk box Mitsubishi L 8090 BG. Sehingga, ada 4 penumpang di mobil Toyota Innova mengalami luka ringan.
“Semua penumpang itu sudah mendapatkan perawatan medis di RS Petrokimia Gresik Driyorejo dan tidak mengalami luka serius,” imbuhnya.
Terkait dengan kejadian ini, Aswoko menghimbau masyarakat tidak sembarangan membakar lahan atau sampah di pinggir jalan tol. Pasalnya, asapnya bisa mengganggu pengguna jalan tol.
“Saya menghimbau kepada masyarakat tidak sembarangan membakar benda apapun di pinggir jalan tol. Khusus pengemudi harus mengurangi kecepatan bila ada asap yang mengganggu pandangan saat me mengemudi,” pungkasnya. [dny/but]






