Ponorogo (beritajatim.com) – Kejadian kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Si jago merah menghanguskan sebuah toko dan gudang konveksi di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Brotonegaran.
Api cepat membesar sebab, di dalam toko tersebut banyak barang yang mudah terbakar. Alhasil, kobaran api itu menghanguskan seluruh bagian toko dan gudang tersebut.
Sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki suplai air milik BPBD Kabupaten dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
Petugas memerlukan waktu beberapa jam untuk melakukan pemadaman. Aliran listrik dari PLN yang belum dimatikan juga menambah kesulitan petugas dalam melakukan pemadaman toko dan gudang konveksi tersebut.
“Barang di dalam yang mudah terbakar, membuat petugas sempat kesulitan untuk memadamkan. Tadi juga sempat ada anggota Damkar yang tersengat listrik, karena waktu itu PLN belum memadamkan aliran listrik. Beruntung tidak ada bangunan lain yang terkena dampak,” kata Kabid Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, Sabtu (17/02/2024).
Sementara itu, Kapolsek Ponorogo, Iptu Sahid Mustofa, menyatakan bahwa kebakaran disebabkan oleh kelalaian pemilik toko dan gudang. Sebab, yang bersangkutan sedang melakukan pengelasan mesin untuk bantal.
Nah, percikan api las itu, membakar barang-barang yang mudah terbakar di sekitarnya. Sehingga toko tersebut mengalami kebakaran. Diperkirakan kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp 250 juta, termasuk satu unit sepeda motor yang juga terbakar.
“Kerugian diperkirakan mencapai Rp250 juta,” pungkasnya. (end/ian)






