Ponorogo (beritajatim.com) — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jumat (30/1/2026) dini hari, bertepatan dengan waktu salat Subuh. Rumah milik Bambang Hariadi dilalap si jago merah, menyebabkan kerusakan total dan menewaskan sejumlah hewan ternak.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke Satpol PP dan Damkar Ponorogo sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, menjelaskan kebakaran diduga bermula dari aktivitas memasak menggunakan tungku kayu.
“Istri pemilik rumah sempat memasak air di tungku kayu, lalu ditinggal ke masjid untuk jamaah Subuh. Saat itu Pak Bambang sedang tidur. Dia terbangun karena merasa panas, dan api sudah membakar bagian rumah,” ungkap Bambang Supeno.
Menyadari bahaya, pemilik rumah segera membangunkan anggota keluarga lainnya. Anak dan cucu korban berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
“Keluarga sempat berusaha memadamkan api secara mandiri, tetapi terkendala keterbatasan sumber air,” katanya.
Petugas Damkar tiba dan melakukan pemadaman intensif. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.15 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa manusia, hampir seluruh bagian rumah hangus terbakar.
“Kondisi rumah terbakar hampir seluruhnya, menyisakan tembok bangunan utama. Atap dapur, kandang kambing, dan sejumlah bagian lain habis terbakar,” terang Bambang Supeno.
Tercatat sebanyak 4 ekor kambing dan beberapa ayam yang berada di kandang tidak berhasil diselamatkan. Kebakaran juga sempat merembet ke kandang milik tetangga, namun berhasil dicegah agar tidak meluas.
“Jarak antar rumah hanya sekitar dua hingga dua setengah meter, sehingga potensi merembet cukup tinggi. Beruntung bisa segera dikendalikan,” pungkas Bambang. [end/aje]





