Pasuruan (beritajatim.com) – Kebakaran di wilayah Gunung Bromo, khususnya di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, telah berhasil dikendalikan. Kebakaran yang merembet dari Gunung Keciri, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, meluas hingga ke Gunung Mungal, Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, sejak Rabu (13/9/2023) siang telah memobilisasi ratusan warga dari 8 desa di Kecamatan Tosari untuk memadamkan api dengan kayu.
Hingga akhirnya, seluruh titik api berhasil dipadamkan pada Kamis (14/9/2023) sore. Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan bahwa kebakaran dapat dikendalikan sekitar pukul 14.40 WIB. “Di Tosari, api sudah padam, begitu juga di Bukit Keciri, Tutur.” jelasnya.
Meskipun api telah berhasil dipadamkan, ratusan warga relawan dan petugas gabungan tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik-titik api baru. Upaya pemadaman juga terus dilakukan secara manual melalui jalur darat.
Baca Juga: Gangguan BAB Penyumbang Signifikan Kematian Bayi Indonesia
Hal ini dikarena helikopter waterbombing BNPB belum dapat dioperasikan pada hari tersebut karena kondisi cuaca buruk dengan kabut tebal dan awan mendung. Namun, helikopter tetap dalam kondisi standby.
Camat Tosari, Hendi Candra Wijaya, menjelaskan bahwa kebakaran di wilayah Gunung Mungal Tosari dapat terkendali cukup cepat karena faktor kondisi lahan. Titik api berhenti menyebar ketika mencapai ladang warga yang kosong tanpa tanaman. “Apinya mengarah ke ladang warga, sementara ladangnya baru akan ditanami saat musim hujan nanti.” kata Hendy
Meskipun kebakaran telah terkendali, warga dari 8 desa di Kecamatan Tosari tetap melakukan penyisiran secara bergantian untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. “Kemarin sempat seperti kucing-kucingan. Pas disisir warga, apinya mati, tapi pas sudah pulang, apinya nyala lagi.” tambahnya.
Baca Juga: Entaskan Kemiskinan, Wabup Subandi Sidak Dua Rumah RTLH di Desa Kalisampurno
Walau kebakaran sudah terkendali, banyak tanaman endemik di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang hangus terbakar. Kawasan TNBTS merupakan tempat tumbuhnya tanaman yang unik seperti rumput Malela, Anggrek Tosari, dan bunga Eidelweiss. Kebakaran tersebut telah meninggalkan pemandangan perbukitan kawasan Bromo yang menghitam. (ada/ian)






