Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang mulai memikirkan untuk membangun rumah sakit darurat di karena tingginya angka kasus Covid-19 di daerah ini. Rencananya rumah sakit darurat akan didirikan di kawasan RS Soepraon atau RST Kota Malang.
“Saya sudah membicarakan sama pak Pangdiv dengan kepala RS di Kota Malang, sudah saatnya mungkin kita akan membuat RS Darurat. Jadi tidak hanya safe house, karena Jatim sudah 20 daerah yang zona merah,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Kamis, (8/7/2021).
Sutiaji mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kepala rumah sakit dan Pangdivif 2 Kostrad. Apalagi Kota Malang saat ini masuk zona merah penyebaran Covid-19. Selain itu, ketersediaan kamar isolasi di RS rujukan sudah penuh.
“Karena jujur di Kota itu sudah crowded kondisinya. Semua bed sudah penuh. Tempatnya tadi dengan pak Pangdiv menyarankan di RS Soepraon,” ujar Sutiaji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
Sutiaji mengatakan, selain untuk relaksasi rumah sakit rujukan yang mulai penuh. RS darurat diperuntukan pasien Covid-19 yang kondisinya mulai membaik. Pasien yang membaik langsung dikirim ke RS darurat.
“Harapannya nanti orang-orang yang di Rumah Sakit kondisinya sudah baik tidak membutuhkan penanganan itu kami geser ke sana (RS Darurat),” tandasnya. [luc/but]






