Sidoarjo (beritajatim.com) – Karang Taruna Sidoarjo melakukan kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat atau pengguna jalan yang melintas di Jalan A. Yani Sidoarjo .
Kegiatan yang rutin diadakan di bulan Ramadan tersebut, sebanyak 500 paket makanan takjil habis dalam hitungan menit, dibagikan kepada warga yang melintasi dan tiba saatnya waktunya adzan maghrib berkumandang.
Ketua Karang Sidoarjo Abdul Mughis mengatakan memasuki bulan Ramadan, Karang Taruna Sidoarjo menggelar pembagian takjil sebagai salah satu kegiatan sosial yang merupakan bagian program kerja Karang Taruna setiap tahunnya.
Mughis menjelaskan sedikitnya pihaknya menyediakan 500 bungkus makanan takjil yang dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di jalur padat, membuat paket takjil yang disediakan habis dalam waktu sekejap.
“Ini rutin kami adakan setiap tahun di bulan Ramadan, dan kami sediakan 500 paket makanan takjil untuk para pengguna jalan yang melintas,” ucapnya, Minggu (2/4/2023).
Ditambahkan, kegiatan pemberian makanan takjil kepada para pengguna jalan ini sebagai bekal berbuka barangkali ketika bedug maghrib mereka masih dalam perjalanan.
“Mudah-mudahan di tahun mendatang kita mampu memberikan lebih banyak lagi,” harapnya.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/dirjen-otoda-kenalkan-ddp-berbasis-webgis-kepada-bupati-sidoarjo/
Cak Muis sapaan akrap dia, menjelaskan, dalam mengisi kegiatan selama bulan Ramadan ini, Karang Taruna Sidoarjo, selain melakukan pemberian takjil, juga menggelar beberapa kegiatan keagamaan.
Mulai dari tarawih keliling, tadarus keliling dan rencana di malam ganjil akan berziarah ke Makam Aulia di Sidoarjo. Seperti ke Makam Pondok Sono dan Siwalanpanji Buduran, Makam Sunan Ampel dan sunan lainnya, juga ke Makam Bungkul, Makam Mbah Kholil dan lain sebagainya.
Kegiatan yang ada dilakukan bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan pemuda dan masyarakat yang ada di sekitar beberapa musala dan masjid yang ada di seluruh Sidoarjo.
Termasuk ke Makam Aulia untuk meneguhkan keimanan serta mengenang atas perjuangan dalam membimbing umat dan juga membela tanah air di masanya.
“Semoga kegiatan sosial dan keagamaan yang kita gelar ini bisa menjalin keakraban antara karang taruna dan masyarakat serta menggugah hati para pemuda akan pentingnya berbagi,” imbu mantan aktifis PMII Sidoarjo itu. (isa/ted)






