Surabaya (beritajatim.com) – Menteri BUMN Erick Thohir bersama dengan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto melakukan blusukan ke Kampung Nelayan Nambangan, Kenjeran, Surabaya, pada Minggu (15/08/2021).
Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat Nambangan yang utamanya adalah nelayan. Dalam kunjungan ini, Erick mendapati masyarakat mengeluhkan biaya Operasional BBM Solar dengan harga tinggi, dikarenakan tidak bisa beli di POM SPBU namun beli secara eceran.
“Mereka mengeluhkan beli solar dengan harga tinggi Perliter Rp. 8000 dengan kwalitas solar yang kotor karena belinya eceran,” ujar Erick Thohir.
[berita-terkait number=”5″ tag=”menteri-BUMN”]
Erick mengatakan pihaknya akan membahas rencana pengadaan distribusi solar untuk para nelayan, sehingga mempermudah pekerjaan mereka dalam mencari nafkah di laut. “Kami akan memikirkan ada Pertashop di daerah Nambangan. Tentunya selain melayani BBM untuk kendaraan. Kita akan diskusikan bagaimana solarnya untuk nelayan,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, AKBP Anton Elfrino mengatakan bahwa kunjungan ini juga untuk mengetahui keluhan masyarakat sehingga dirinya bisa menentukan kebijakan yang pas untuk kamtibmas di wilayahnya. “Saya juga mendengarkan masukan masukan masyarakat disini tadi, sehingga kedepannya saya berharap sinergi dengan masyarakat terus membaik,” tutupnya. (ang/kun)






