Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto menginstruksikan jajarannya, khususnya Satreskoba setempat, agar memburu bandar Pil Y yang mulai meresahkan masyarakat di wilayah setempat.
Hal tersebut tidak lepas dari ditangkapnya tiga tersangka dengan status pengedar Pil Y oleh jajaran Satreskoba Polres Pamekasan, Jum’at (2/9/2022) lalu. Terlebih para tersangka di antaranya justru berusia relatif muda.
Pengungkapan peredaran pil jenis Y berawal dari tertangkapnya inisial FIS (27) warga Desa Joho, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, sekitar pukul 11:00 WIB di sebuah depot di Jl Masigit, Pamekasan. Dalam penangkapan tersebut, sebanyak 2 ribu butir Pil Y siap edar diamankan petugas.
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-pamekasan”]
Sebelumnya, polisi juga menangkap inisial SF (22) warga Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, sekitar pukul 19:30 WIB. Sebanyak 55 butir Pil Y siap edar juga diamankan dari tersangka yang ditangkap pada Selasa (30/8/2022).
Sedangkan satu tersangka lainnya, yakni inisial AS (19) warga Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, ditangkap polisi sekitar pukul 23:30 WIB beserta barang bukti sebanyak 4 butir Pil Y di tepi jalan raya desa Murtajih, Pademawu, Sabtu (24/8/2022) lalu.
“Peredaran Pil Y di Pamekasan mulai marak, terbukti dengan tertangkapnya sejumlah pengedar maupun pengguna dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi rata-rata pengguna Pil Y ini adalah anak muda,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Senin (12/8/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-pamekasan”]
Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan, terlebih dengan tersangka rata-rata berusia muda atau masa produktif. “Kemungkinan mereka (pemuda) coba-coba, sehingga pengedar lebih muda mempengaruhi,” ungkapnya.
Dari itu pihaknya menginstruksikan jajarannya, agar segera mengembangkan kasus peredaran Pil Y, sehingga dapat mengungkap tersangka lain yang semakin meresahkan. “Kasat Narkoba sedang berupaya mengungkap jaringan yang lebih besar, harapan kami ada bandar yang ditangkap,” jelasnya.
“Untuk mengungkap jaringan Pil Y harus memanfaatkan banyak jaringan, karena para pengedar terbilang cerdik dan saat menjual tidak mudah terlacak. Salah satunya dengan menggunakan jejak digital terkait komunikasi dengan tersangka yang sudah tertangkap,” pungkasnya. [pin]






